Kamis, 4 Juni 2026

Bangun Generasi Siap Kuliah, OSIM MA Darul Ulum Bareng Bersama Mahasiswa PPL FAI UNDAR Gelar Sekolah Upgrading

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Rabu, 4 Februari 2026 | 18:35 WIB
Dosen UNDAR Jombang, Muhammad Najihul Huda menyampaikan materinya di depan siswa MA Darul Ulum Bareng.  (SketsaNusantara.id)
Dosen UNDAR Jombang, Muhammad Najihul Huda menyampaikan materinya di depan siswa MA Darul Ulum Bareng. (SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MA Darul Ulum Bareng berkolaborasi dengan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Agama Islam Universitas Darul Ulum (UNDAR) Jombang menggelar kegiatan Sekolah Upgrading, Rabu 4 Februari 2026.

Acara bertempat di Aula MA Darul Ulum Kecamatan Bareng.

Kegiatan yang diikuti oleh segenap siswa MA Darul Ulum Bareng ini menjadi ruang strategis bagi siswa untuk bertumbuh, memperluas wawasan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan karakter.

Sekolah Upgrading dirancang tidak hanya sebagai forum motivasi, tetapi juga pembekalan konkret yang relevan dengan kebutuhan generasi Z.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Melayat di Rumah Duka Eyang Meri Hoegeng 

Tiga materi utama disajikan dalam kegiatan ini, yakni Pentingnya Pendidikan Tinggi, Desain Grafis, serta Penulisan Makalah yang Baik dan Benar. Ketiganya saling melengkapi antara aspek motivasional, keterampilan digital, dan kesiapan akademik siswa.

Materi pertama disampaikan oleh dosen Universitas Darul Ulum Jombang, Muhammad Najihul Huda. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi merupakan langkah strategis bagi generasi muda untuk membentuk masa depan yang lebih terarah.

“Perguruan tinggi bukan sekadar tempat mencari ijazah, tetapi ruang pembentukan diri. Di sanalah seseorang ditempa menjadi versi terbaik dari dirinya, baik secara intelektual, sosial, maupun spiritual,” ungkapnya.

Baca Juga: Eyang Meri Hoegeng Punya Anak Berapa? Inilah Profil Istri Hoegeng Iman Santoso yang Meninggal Dunia 

Najihul Huda juga mengupas makna hakiki ilmu pengetahuan serta kewajiban menuntut ilmu sebagaimana tertuang dalam kitab Ta’limul Muta’allim karya Syaikh Burhanuddin Az-Zarnuji. Menurutnya, mencari ilmu adalah jalan kemuliaan manusia, sekaligus fondasi utama dalam membangun peradaban.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dibekali hard skill, tetapi juga soft skill dan kemampuan problem solving sosial.

“Salah satu bukti nyata adalah skripsi, di mana mahasiswa dilatih untuk menemukan persoalan di masyarakat sekaligus menawarkan solusi ilmiah,” ujarnya.

Baca Juga: Menyingkap Wajah Lain Jombang: Dari Tempat Persembunyian Raja Airlangga hingga Drama Matinya Jalur Kereta Api

Lebih lanjut, Najihul Huda menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual. Karakter inilah yang dinilai sangat dibutuhkan di tengah tantangan zaman. Ia mencontohkan Universitas Darul Ulum Jombang yang sejak awal berdiri telah menanamkan integrasi keilmuan dengan motto berotak London berhati Masjidil Haram.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X