SketsaNusantara.id – Kawasan lereng Pegunungan Argopuro di Kecamatan Panti kembali berduka, sebab satu orang dilaporkan hilang akibat terseret arus sungai.
Hal ini disebabkan karena adanya intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu sungai sejak Senin 2 Februari 2026.
Kondisi ini memicu banjir bandang yang menerjang permukiman warga di Kecamatan Panti dan Kecamatan Rambipuji.
Baca Juga: Satu Rumah Roboh dan Penghuni Terluka di Arjasa, BPBD Jember Bakal Beri Bantuan Material Bangunan
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa korban hilang atas nama Pak Wahid, seorang staf di Kecamatan Panti.
Korban yang juga merupakan mantan Sekretaris Desa Pakis tersebut hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Edy menjelaskan bahwa bencana ini bermula dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jember sesuai prediksi BMKG. Sejak pukul 14.00WIB , hujan lebat mengguyur kawasan hulu Sungai Badean di daerah Pakel.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Relawan, BPBD Jember Resmikan Posko Siaga Bencana
"Memasuki sore hari sekitar pukul 16.30, debit sungai mulai naik drastis dengan warna air yang berubah pekat dan berlumpur. Puncaknya terjadi pada pukul 19.40, arus deras yang membawa material lumpur, potongan bambu, dan kayu besar meluap hingga masuk ke rumah warga di sepanjang bantaran sungai," ungkap Edy Budi Susilo.
Dahsyatnya arus tidak hanya merendam puluhan rumah, tetapi juga menggerus fondasi bangunan. Empat rumah di Dusun Pertelon, Desa Pakis, mengalami kerusakan parah pada bagian dapur dan kandang ternak yang ambruk terbawa air.
Di tengah situasi genting itulah, Pak Wahid dilaporkan terbawa arus dan belum ditemukan hingga berita ini diturunkan.
Baca Juga: BPBD Jember Bergerak Cepat Evakuasi Mobil Operasional yang Terperosok Akibat Longsor
Berdasarkan data terkini dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jember, selain di Kecamatan Panti, dampak banjir juga meluas ke Dusun Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji.
Tercatat, ada sebanyak 4 rumah rusak berat di bagian belakang, 6 rumah terendam lumpur setebal 15 cm, dan 30 rumah lain di Kecamatan Panti yang terdampak material banjir.
Artikel Terkait
Sekolah Tangguh Bencana: BPBD Jember Sukses Gelar Simulasi SPAB di TK Al Amien
BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik Pasca Cuaca Ekstrem ke Korban Bencana
BPBD Jember Bakal Gelar Pemangkasan Pohon, Pengguna Jalan Diminta Hati-hati saat Lewati Jalur Berikut
Antisipasi Pohon Tumbang dan Bisa Bahayakan Pengendara, Petugas Gabungan BPBD Jember Lakukan Perempesan Ranting
Tembok Dapur Warga Kaliwates Ambrol Diterjang Longsor, BPBD Jember Pasang Terpal dan Salurkan Bantuan
Libur Panjang Isra Mi’raj, BPBD Jember Perketat Pengamanan di Destinasi Wisata
Akses Jalan Desa Sukoreno Terhambat Longsor, BPBD Jember Targetkan Pembersihan Batu Besar Rampung Pekan Ini
BPBD Jember Bergerak Cepat Evakuasi Mobil Operasional yang Terperosok Akibat Longsor
Perkuat Sinergi Relawan, BPBD Jember Resmikan Posko Siaga Bencana
Satu Rumah Roboh dan Penghuni Terluka di Arjasa, BPBD Jember Bakal Beri Bantuan Material Bangunan