Minggu, 19 Juli 2026

Mengaku Mencuri Demi Anak, Pria Asal Surabaya Diamankan Usai Ambil Susu Balita di Alfamart Denpasar

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Rabu, 28 Januari 2026 | 16:02 WIB
Pria asal Surabaya diamankan warga usai diduga mengambil susu balita di sebuah minimarket di Denpasar. (X/neVerAl0nely___)
Pria asal Surabaya diamankan warga usai diduga mengambil susu balita di sebuah minimarket di Denpasar. (X/neVerAl0nely___)

SketsaNusantara.id - Sebuah peristiwa yang menyentuh sisi kemanusiaan publik terjadi di Denpasar, Bali.

Seorang pria asal Surabaya diamankan warga setelah diduga mencuri dua kotak susu balita di sebuah gerai Alfamart di Jalan Soka, Kesiman Barat.

Kejadian pencurian ini menjadi perhatian luas setelah diunggah oleh akun X @neVerAl0nely__, lengkap dengan video penangkapan di lokasi.
 
Baca Juga: Kayu Gelondongan di Pantai Larangan Dipastikan Vegetasi Alami, Polisi Tegaskan Bukan Hasil Penebangan Liar

Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa peristiwa terjadi pada hari yang sama saat pelaku mengambil susu balita tanpa membayar.

Setelah diamankan dan diinterogasi warga, pria tersebut mengaku nekat melakukan perbuatannya karena alasan mendesak.

“Saat diinterogasi, pelaku mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena desakan kebutuhan untuk anaknya yang masih berusia 5 bulan,” tulis akun tersebut, sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
 
Baca Juga: Profil Budi Dijwandono, Keponakan Prabowo yang Diisukan Bakal Jadi Menteri Luar Negeri Gantikan Sugiono, Lulusan Mana?

Keterangan ini sontak memicu beragam reaksi dari masyarakat, baik di lokasi kejadian maupun di media sosial.

Banyak pihak merasa iba, namun tetap menekankan bahwa tindakan pencurian tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, warga setempat sempat berupaya mencegah situasi agar tidak berkembang menjadi aksi main hakim sendiri. Koordinasi pun dilakukan dengan aparat setempat.
 
Baca Juga: Termasuk Bagian TNI, Nama Deddy Corbuzier Ikut Diseret Netizen Imbas Kasus Pedagang Es Gabus Viral: Jangan Gara-gara Seragam Mukulin Orang!

“Saksi mata di lokasi sempat berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat agar pelaku tidak menjadi sasaran amuk massa,” lanjut keterangan dalam unggahan tersebut.

Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan hak-hak pelaku tetap terlindungi sesuai hukum yang berlaku.

Dalam unggahan itu juga disebutkan bahwa salah seorang warga menyatakan kesediaannya membantu jika alasan pelaku terbukti benar.

“Jika benar ia membutuhkan susu tersebut untuk anaknya, saya bersedia mengganti kerugian pihak Alfamart,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.

Namun demikian, proses hukum tetap menjadi perhatian utama. Warga menilai bahwa meskipun alasan kemanusiaan patut dipertimbangkan, riwayat dan latar belakang pelaku tetap harus ditelusuri oleh pihak berwenang.

“Namun, jika ia memiliki latar belakang kriminal, silakan proses hukum berlanjut,” ujar warga lainnya, sebagaimana tertulis dalam unggahan akun tersebut.

Pihak kepolisian setempat kemudian melakukan langkah lanjutan dengan mendatangi kediaman pelaku untuk memastikan kebenaran pengakuannya.

Penelusuran ini dilakukan guna memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi sosial dan ekonomi pelaku.

“Saat ini pihak Polsek setempat sedang melakukan penelusuran ke rumah pelaku untuk memastikan kebenaran alasannya,” tulis akun @neVerAl0nely__ dalam unggahannya.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kehati-hatian aparat dalam menangani kasus yang memiliki dimensi sosial dan kemanusiaan.

Jika terbukti pencurian dilakukan murni karena faktor kebutuhan mendesak, diharapkan ada solusi terbaik yang tidak semata-mata mengedepankan sanksi pidana.

“Jika terbukti benar karena faktor kemanusiaan, diharapkan ada solusi terbaik selain jalur hukum,” lanjut keterangan tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar kasus pencurian kebutuhan pokok yang memicu dilema di tengah masyarakat. Di satu sisi, hukum harus ditegakkan untuk menjaga ketertiban dan keadilan.

Di sisi lain, kondisi ekonomi dan kebutuhan dasar, terutama yang menyangkut anak, menjadi pertimbangan moral yang tidak bisa diabaikan.***
 
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X