Kamis, 4 Juni 2026

Cuma Menegur Siswa Bolos, Guru SMPN 1 Baebunta Selatan Ditendang dan Dipukul Murid Sendiri hingga Berdarah

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Rabu, 28 Januari 2026 | 08:30 WIB
Kondisi Pak Arpan, guru yang harus menerima luka dari muridnya sendiri. (X/mahakersa)
Kondisi Pak Arpan, guru yang harus menerima luka dari muridnya sendiri. (X/mahakersa)

Situasi sempat mereda setelah korban kembali duduk di depan kantor sekolah bersama seorang guru lain bernama Misdawadi.

Namun ketegangan kembali muncul ketika YS datang menghampiri korban sambil melontarkan kata-kata kasar. Dalam unggahan tersebut dikutip ucapan pelaku kepada korban, yaitu, “hai talaso mau ko duet/singel.”

Peristiwa kemudian berubah menjadi kekerasan fisik. Disebutkan, saat korban mendekati YS, pelaku langsung melakukan pemukulan secara membabi buta.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek di alis kanan, pendarahan, serta memar di area mata kanan.

“Tidak terima atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Luwu Utara untuk diproses secara hukum,” tulis sumber tersebut.

Kasus ini memunculkan diskusi luas mengenai kondisi pendidikan hari ini.

Bukan hanya soal tindakan kriminal individu, melainkan mencerminkan gejala yang lebih dalam yaitu hilangnya rasa hormat, menipisnya empati, serta melemahnya nilai-nilai karakter di lingkungan sekolah.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa tanggung jawab pendidikan karakter tidak hanya berada di pundak sekolah, melainkan juga keluarga dan lingkungan sosial.

Guru, yang sejatinya adalah garda terdepan pembentuk karakter generasi bangsa, justru kini berada dalam posisi rentan.

Ketika guru ditekan, diintimidasi, bahkan disakiti saat menjalankan tugas, maka sistem pendidikan kehilangan fondasi moralnya.

Peristiwa ini dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun X @mahakersa, dengan penelusuran isi unggahan yang memuat kronologi kejadian secara langsung dan detail. ***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X