SketsaNusantara.id – Inovasi layanan pengaduan masyarakat bertajuk Wadul Gus’e, yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Jember menuai apresiasi positif dari kalangan akademisi.
Kehadiran kanal ini dianggap sebagai langkah maju dalam memangkas jarak komunikasi antara birokrasi dan warga Jember.
Hermanto Rohman, Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi dari FISIP Universitas Jember (UNEJ), menyatakan bahwa platform ini merupakan jawaban atas kerinduan masyarakat akan wadah aspirasi yang responsif.
Baca Juga: Tembus 11 Ribu Aduan, Pemkab Jember Sebut Permintaan Perbaikan Jalan yang Mendominasi
Menurut dia, selama ini Jember dinilai minim sarana interaksi dua arah yang efektif dalam menampung dinamika pembangunan daerah.
Hermanto menyoroti, pemilihan platform berbasis WhatsApp dan media sosial sebagai strategi yang cerdas.
Langkah ini dinilai sangat memudahkan masyarakat, karena menggunakan aplikasi yang sudah akrab dengan keseharian warga dari berbagai kalangan.
"Indikator utama kualitas pelayanan publik adalah kecepatan pemerintah dalam menanggapi keluhan masyarakat. Melalui Wadul Gus’e, Pemkab Jember menunjukkan komitmen nyata untuk hadir di tengah persoalan warga," jelas Hermanto.
Kendati memberikan apresiasi, Hermanto memberikan catatan kritis demi keberlanjutan inovasi ini. Dia menekankan pentingnya kepastian waktu tindak lanjut melalui Standar Operasional Prosedur (SOP) yang transparan.
Pertama, masyarakat harus mengetahui estimasi waktu penyelesaian aduan secara terbuka. Kedua, integrasi antara interaksi di media sosial dengan dasbor informasi publik yang bisa dipantau secara langsung.
Baca Juga: Revolusi Adminduk di Jember, Bupati Gus Fawait Tinjau Pencetakan KTP di Tingkat Kecamatan
Upaya pembenahan sistem aduan ini selaras dengan pencapaian impresif Kabupaten Jember di level nasional.
Pada tahun 2025, Jember berhasil menduduki peringkat ke-7 dalam evaluasi kinerja pelayanan pemerintah secara nasional.
Artikel Terkait
Tak Ada Pesta Kembang Api Tahun Ini, Pemkab Jember Bakal Gelar Sholawat dan Doa Bersama untuk Acara Pergantian Tahun
Jelang Tahun Baru, Pemkab Jember Resmi Lantik 8.344 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu
Pemkab Jember Distribusikan Ratusan Gerobak UMKM, Kawasan Food Street Kartini Jadi Prioritas
Pemkab Jember Resmi Perpanjang Kerjasama dengan Maskapai Fly Jaya, Gus Fawait: Direncanakan Ada Penambahan Jadwal Penerbangan
Apresiasi Kebijakan Pemkab Jember, Wisatawan Asal Lumajang Sebut Masih Banyak yang Harus Dikembangkan
Pemkab Jember Luncurkan Program Peta Cinta, DPC PKB Jember: Ini Langkah Baik untuk Mendekatkan Pelayanan Adminduk ke Masyarakat
Sinergi Pemkab Jember dengan BKN, Bupati Gus Fawait Tegaskan Komitmen Pengangkatan PPPK
Gandeng Pemkab Jember, Kepala BKN Prof Zudan Ingatkan ASN Fokus Pastikan Kesejahteraan Rakyat
Pemkab Jember Luncurkan Gerakan 1.200 Nakes, Akhiri Ego Sektoral Demi Tekan Stunting dan AKI-AKB
Tembus 11 Ribu Aduan, Pemkab Jember Sebut Permintaan Perbaikan Jalan yang Mendominasi