Minggu, 19 Juli 2026

Operasi SAR Longsor Pasirlangu Bandung Barat, 82 Warga Masih dalam Pencarian

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 17:32 WIB
Tim SAR Gabungan menyusuri area longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat.  (X/RadioElshinta)
Tim SAR Gabungan menyusuri area longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat. (X/RadioElshinta)

 

SketsaNusantara.id - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus dilakukan secara intensif oleh Tim SAR Gabungan.

Hingga perkembangan terbaru, puluhan warga masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian akibat bencana longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari.

Dilansir SketsaNusantara.id berdasarkan laporan yang disampaikan Kantor SAR Bandung yang diunggah akun X @RadioElshinta, hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Pasirlangu menjadi pemicu terjadinya longsor.

Baca Juga: BPBD Jember Bergerak Cepat Evakuasi Mobil Operasional yang Terperosok Akibat Longsor

Material longsoran dilaporkan menimbun area perkebunan serta sejumlah rumah warga. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB dan langsung memicu respons cepat dari berbagai unsur SAR.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si., menjelaskan bahwa sejak menerima laporan kejadian, pihaknya segera mengerahkan personel ke lokasi terdampak.

Proses evakuasi dan pencarian dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan keselamatan tim di lapangan.

Baca Juga: Akses Jalan Desa Sukoreno Terhambat Longsor, BPBD Jember Targetkan Pembersihan Batu Besar Rampung Pekan Ini

“Sekitar pukul 08.10 WIB kami mengerahkan tim aju terlebih dahulu untuk melaksanakan koordinasi dengan unsur SAR yang berada di lapangan, selanjutnya kami juga mengerahkan personel, baik tim rescue maupun tim keposkoan untuk melaksanakan pencarian terhadap korban,” kata Ade, dilansir SketsaNusantara.id dari @RadioElshinta.

Menurut Ade, hingga saat ini proses pendataan korban masih berlangsung. Tim SAR Gabungan masih melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan data yang dihimpun benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Adapun status korban saat ini masih dalam pendataan, masih dalam proses koordinasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan data yang valid, berdasarkan laporan warga dan kondisi di lapangan,” lanjutnya.

Data sementara menunjukkan dampak bencana yang cukup besar terhadap masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil asesmen bersama unsur SAR dan aparat desa hingga siang hari, diperkirakan sebanyak 113 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X