Minggu, 19 Juli 2026

IFG Fokus Perkuat Good Corporate Governance untuk Menjamin Layanan Nasabah dan Keberlanjutan Industri Asuransi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 09:00 WIB
Indonesia Financial Group (IFG) melalui IFG Corporate University (IFG CorpU) meraih akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) dari European Foundation for Management Development (EFMD). (Dok. IFG)
Indonesia Financial Group (IFG) melalui IFG Corporate University (IFG CorpU) meraih akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) dari European Foundation for Management Development (EFMD). (Dok. IFG)

Keselarasan budaya kerja menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola. Nasabah ditempatkan sebagai pusat pengambilan keputusan di seluruh entitas IFG Group. Pendekatan ini diterapkan dalam kebijakan, layanan, dan pengembangan organisasi.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia terus dilakukan secara berkelanjutan. IFG juga menyempurnakan sistem layanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan pengalaman nasabah.

Upaya tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan yang konsisten dan andal. IFG menilai relevansi layanan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan. Seluruh inisiatif dijalankan dengan mengacu pada prinsip tata kelola yang kuat.

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menegaskan keterkaitan tata kelola dan orientasi nasabah. Menurutnya, kedua aspek tersebut tidak dapat dipisahkan dalam praktik bisnis.

“Bagi IFG, customer centricity tidak dapat dipisahkan dari tata kelola yang kuat. Governance yang solid memastikan setiap kebijakan, proses, dan layanan dijalankan secara prudent, transparan, dan berorientasi pada perlindungan serta kepentingan nasabah. Inilah landasan kami dalam menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan industri asuransi nasional.”

Ke depan, IFG akan terus mengakselerasi transformasi bisnis. Tata kelola dan orientasi nasabah dijadikan satu kesatuan yang saling memperkuat.

Langkah ini sejalan dengan peran IFG dalam membangun ekosistem asuransi nasional yang sehat dan berdaya saing.

IFG menargetkan terciptanya industri asuransi yang berkelanjutan. Penguatan tata kelola diharapkan menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan ke depan.

Seluruh proses bisnis diarahkan untuk menjaga stabilitas dan perlindungan nasabah secara konsisten.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X