Kamis, 4 Juni 2026

Banjir Meluas Ganggu Jalur Kereta, KAI Lakukan Rekayasa Operasi dan Batalkan 38 Perjalanan

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Minggu, 18 Januari 2026 | 18:00 WIB
Petugas KAI sigap memeriksa lintasan rel di tengah banjir. (X/KAI121)
Petugas KAI sigap memeriksa lintasan rel di tengah banjir. (X/KAI121)

Hal ini berpotensi mengganggu struktur jalan rel dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

“Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama,” tegas KAI dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai bagian dari upaya penanganan, KAI telah mengerahkan petugas prasarana dan sarana untuk melakukan pengecekan kondisi lintasan secara menyeluruh.

Pemeriksaan teknis dilakukan guna memastikan tidak adanya kerusakan rel, bantalan, maupun infrastruktur pendukung lainnya. Selain itu, KAI juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Sebagai bagian dari upaya penanganan, KAI mengerahkan petugas prasarana dan sarana untuk melakukan pemeriksaan lintasan, penguatan badan jalan rel, serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait,” demikian bunyi penjelasan KAI.

Koordinasi tersebut melibatkan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, hingga instansi teknis lainnya yang berwenang dalam penanganan dampak banjir di sekitar jalur rel.

Langkah ini diambil agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan risiko keselamatan dapat diminimalkan.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pembatalan dan keterlambatan perjalanan.

Meski demikian, KAI menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama dibandingkan ketepatan waktu. Dalam situasi darurat seperti ini, kehati-hatian dinilai sebagai langkah paling tepat.

Bagi pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan, KAI menyediakan layanan pengembalian biaya tiket sesuai ketentuan yang berlaku.

Penumpang dapat mengajukan pengembalian dana atau penjadwalan ulang perjalanan melalui kanal resmi KAI, baik secara daring maupun langsung di loket stasiun.

Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap dampak perubahan iklim, khususnya pada sektor transportasi publik.

Jalur kereta api yang melintasi wilayah rawan banjir membutuhkan pengawasan ekstra, terutama saat intensitas hujan meningkat secara signifikan.

KAI menegaskan akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lintasan secara berkala. Setiap keputusan operasional akan disesuaikan dengan situasi di lapangan, dengan tetap mengedepankan keselamatan perjalanan kereta api dan penumpang.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X