Minggu, 19 Juli 2026

Kebab Endul di Bekasi, Usaha Frozen Food Binaan Rumah BUMN Jakarta yang Sukses Terapkan Zero Waste dan Dukung LinkUMKM BRI

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 18 Januari 2026 | 11:04 WIB
Kebab Endul, usaha frozen food di Bekasi (Dok. BRI)
Kebab Endul, usaha frozen food di Bekasi (Dok. BRI)

Aisyah yang sudah tergabung sebagai bagian dari UMKM binaan Rumah BUMN Jakarta ini mulai menggunakan LinkUMKM.

“Saya pertama kali mengenal dan mulai menggunakan platform LinkUMKM sejak menjadi bagian dari UMKM binaan Rumah BUMN Jakarta,” ujarnya.

Aisyah menggunakan platform permberdayaan UMKM dari BRI tersebut untuk evaluasi berkala hingga memantau pertumbuhan usaha.

“Menurut saya, platform ini sangat membantu dalam memetakan posisi serta perkembangan usaha. Melalui berbagai fitur yang tersedia, saya sering memanfaatkan fitur self-assessment untuk mengetahui sejauh mana skala bisnis meningkat dari tahun ke tahun,” imbuhnya.

Aisyah menambahkan, fitur self-assesment tersebut juga membantunya dalam mengenali potensi dan kekurangan yang harus diperbaki, termasuk kebutuhan sertifikasi halal.

Baca Juga: Dari Hobi Jadi Cuan, Kisah Pemilik Kopi Toejoean di Jakarta Barat, Kembangkan Bisnis Bersama LinkUMKM BRI

LinkUMKM, Platform Pemberdayaan UMKM dari BRI

LinkUMKM merupakan platform pemberdayaan dari BRI yang bisa diakses para pelaku UMKM melalui aplikasi maupun laman linkumkm.id.

Platform ini membantu pelaku usaha dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas bisnisnya.

Beberapa fitur yang terdapat dalam platform ini antara lain UMKM Smart untuk rekomendasi pengembangan berbasis skoring.

LinkUMKM juga memiliki Coach Clinic, ruang konsultais bersama mentor dan juga coach profesional.

Dan terakhir, Etalase, fitur etalase digital di mana berfungsi unguk membantu pelaku UMKM memperluas eksposur produknya.

Platform yang terhubung dengan Rumah BUMN ini juga dilengkapi dengan Komunitas, membuat para pelaku usaha bisa memperkuat jejaring serta kanal Media yang menyajikan kisah informatif, informasi hingga infografis tentang UMKM.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa keberhasilan UMKM tersebut merefleksikan pemanfaatan LinkUMKM secara nyata untuk memetakan kebutuhan penguatan usaha, memperluas akses pembelajaran dan pendampingan, serta mendorong perluasan pasar secara lebih terukur.

“LinkUMKM kami rancang untuk membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas usaha melalui pemetaan kondisi bisnis, pembelajaran yang aplikatif, serta akses jejaring dan pasar. Melalui proses tersebut, pelaku usaha dapat menyusun prioritas pengembangan secara lebih terukur, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar usaha hingga perluasan kanal pemasaran sesuai tahap pertumbuhan. Ke depan, BRI mendorong UMKM Indonesia untuk naik kelas dan semakin berperan dalam perekonomian nasional,” pungkas Akhmad.***

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X