Kamis, 4 Juni 2026

Waduh! Pandji Kembali Dilaporkan ke Polisi Gegara Singgung soal Salat, Habib Rizieq Sebut Materi Stand Up Comedy Mens Rea Termasuk Penistaan Agama

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00 WIB
Potret Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama imbas materi stand up comedy 'Mens Rea' yang menyentil soal ibadah sholat (Instagram/pandji.pragiwaksono)
Potret Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke polisi atas dugaan penistaan agama imbas materi stand up comedy 'Mens Rea' yang menyentil soal ibadah sholat (Instagram/pandji.pragiwaksono)

HRS juga mengingatkan publik bahwa membela hak kebebasan berbicara boleh, namun tidak untuk menghina agama.

"Si pelawak ini ngomong soal sholat, netizen banyaknyang bela dia. Hati-hati dengan lawakanmu, kamu komedian, tapi jangan bawa-bawa agama," ujarnya dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di kanal YouTube Islamic Brotherhood Television.

Rizieq menyatakan bahwa kritik sosial dan politik adalah hal yang wajar dalam ruang demokrasi. Namun, ia menilai bahwa simbol dan praktik ibadah umat Islam, seperti salat, merupakan sesuatu yang sakral dan tidak pantas dijadikan bahan lelucon dalam bentuk apa pun.

Baca Juga: Tanggapi Laporan atas Materi Mens Rea Pandji, Yenny Wahid Ungkit Kisah Miing Bagito Dipanggil Gus Dur ke Istana

"Kalau mau kritik pemerintah, mau kritik pejabat atau Presiden, silakan. Bahkan kalau mau kritik ulama, silahkan, kalau memang betul dia salah, tapi jangan sekali-kali menistakan agama," tegasnya.

Lebih lanjut, Habib Rizieq mendesak agar bagian lawakan yang dinilai menghina salat tersebut dihapus dari platform Netflix. Ia juga meminta Pandji Pragiwaksono untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan bertobat atas ucapannya.

"Kita ingatkan dia untuk minta maaf dan rekamannya di Netflix yang menghina salat, tolong dihapus bagian yang menistakan agama karena perkataannya ini ditonton jutaan orang. Kalau dia nggak sengaja ngomong begitu, segera bertobat, minta ampun pada Allah," tuturnya.

Kabar ini mendapat beragam reaksi dari warganet. Meski dianggap menistakan agama, publik menilai perkataan Pandji justru membuka mata umat Islam sebagai refleski dan momen untuk introspeksi diri.

Baca Juga: Bela Pandji Pragiwaksono, Inayah Wahid Bawa Pesan Gus Dur di Tengah Polemik Komika yang Dipolisikan Imbas Singgung Ormas Keagamaan Kelola Tambang

"Saya umat Islam tapi tidak merasa tersinggung, setahu saya memang benar Pandji bilang orang solat belum tentu baik, itu buktinya menteri Agama Yaqut jadi tersangka kasus korupsi Haji," komentar salah satu warganet.

"Apa yang disampaikan Pandji ada benarnya, justru kaya kita disentil selama ini solatnya udah benar? Nyatanya, banyak tokoh agama, Gus-Gus di luaran sana yang kelihatannya mengerti agama, mereka rajin solat kan, tapi perkataannya mengundang kontroversi, makanya dipahami dengan benar konteksnya biar jadi introspeksi buat diri sendiri," imbuh warganet lainnya.

"Yang menistakan agama itu justru pejabat yang korupsi. Aneh, dulu Zulhas juga becanda bilang tahiyat akhir nunjuk 2 jari cuma buat promosiin prabowo-gibran, tapi gak dipermasalahkan. Lucunya negeri ini," sindir warganet lainnya.

Baca Juga: Anak Pandji Pragiwaksono Jadi Sasaran Bullying Imbas Jokes Mens Rea yang Singgung Fisik Gibran, Sang Istri Ambil Langkah Tegas Siap Tempuh Jalur Hukum

Sebelumnya, Pandji juga telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap organisasi keagamaan terkait materi yang menyinggung soal konsesi tambang untuk ormas keagamaan.

NU dan Muhammadiyah sendiri telah menyatakan bahwa pihak yang melaporkan Pandji dengan mengatasnamakan aliansi muda bukan merupakan representasi resmi dari organisasi. Namun, proses hukum tetap berjalan dan kini masih menjadi sorotan publik.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X