Ia menjelaskan, mayoritas warga bekerja sebagai petani. Selama ini mereka menggantungkan hidup dari hasil kebun dan ladang.
Terputusnya akses membuat hasil pertanian sulit dipasarkan. Pendapatan warga pun menurun drastis sejak bencana terjadi.
Selain persoalan ekonomi, dampak sosial turut dirasakan keluarga di desa tersebut. Anak-anak kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari.
Kepala desa itu menceritakan keterbatasan penerangan di malam hari. Kondisi itu berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Anak-anak tidak dapat belajar dengan optimal. Kegiatan mengaji dan sekolah terhambat akibat fasilitas yang hanyut diterjang banjir.
Unggahan Salim A Fillah itu mendapat perhatian luas warganet. Hingga Kamis, 8 Januari 2026, postingan tersebut disukai lebih dari 115 ribu pengguna Instagram.
Kolom komentar dipenuhi doa dan dukungan. Warganet menyampaikan empati bagi warga Aceh Tengah yang masih berjuang bangkit dari bencana.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Jadi Korban Teror, Influencer Aceh Sherly Annavita Akhirnya Bagikan Rekaman CCTV di Media Sosial: Karena Ancamannya Sudah...
Satu Bulan Pasca Banjir, Warga Aceh Tengah Bagikan Kisahnya saat Evakuasi, Mendayung Sampan Selama 4 Jam ke Takengon
4 Fakta Insiden Hanyutnya Mobil Dinas Camat di Kabupaten Aceh Lues, Kronologi, Penyebab hingga Informasi Terkait Korban
Misi Kemanusiaan PMI Jember di Aceh Utara, Ribuan Liter Air Bersih Disalurkan ke Permukiman Terdampak
Warga Nagan Raya, Aceh Heboh Pasca Penemuan Fenomena Tak Biasa di Sela Endapan Lumpur, Pemkab Turunkan Tim untuk Identifikasi