Kamis, 4 Juni 2026

Gus Fawait Dorong Sinergi Pariwisata dan Kesejahteraan ASN untuk Dongkrak Ekonomi Jember

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Kamis, 8 Januari 2026 | 12:34 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait saat memberikan paparan. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat memberikan paparan. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Capaian PAD 2025 yang tembus Rp1 Triliun menjadi bukti Kabupaten Jember punya potensi untuk mengembangkan daerahnya, hal ini disampaikan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait saat konferensi pers di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) pada Selasa, 6 Januari 2025 lalu.

Namun, capaian itu tak boleh bikin Pemda Kabupaten Jember terbuai. Sebab, di sisi lain, kemiskinan di Kabupaten juga masih tinggi.

Dalam hal ini, Kabupaten Jember perlu memutar otak untuk memanfaatkan berbagai potensi yang ada. Misalnya, potensi pariwisata yang belum lama ini viral lantaran integrasi satu tiket dua wisata.

Baca Juga: Gus Fawait Perkuat Sinergi dengan PKDI Jember, Jamin ADD Utuh dan Hibahkan Ambulans Desa

Bupati Jember, Gus Fawait, menekankan pentingnya integrasi sektor pariwisata sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Jember.

Dalam pernyataannya, dia menyoroti potensi besar garis pantai Jember yang selama ini belum tergarap maksimal untuk pengentasan kemiskinan.

Gus Fawait menjelaskan bahwa meskipun pariwisata belum menjadi struktur utama penentu ekonomi Jember saat ini, sektor ini memiliki dampak rembetan yang luar biasa. Dia merujuk pada integrasi destinasi wisata unggulan seperti Papuma dan Watu Ulo.

Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Program Peta Cinta, DPC PKB Jember: Ini Langkah Baik untuk Mendekatkan Pelayanan Adminduk ke Masyarakat

"Daerah yang maju biasanya beriringan dengan pariwisata yang maju pula. Fokus kita bukan hanya pada pendapatan asli daerah (PAD) dari tiket masuk, tapi bagaimana dampak ekonominya menyentuh masyarakat, terutama di kawasan pesisir pantai yang masih menghadapi tantangan kemiskinan," ujarnya.

Prestasi Jember yang kini masuk dalam 10 besar kunjungan wisata di Jawa Timur versi Disparbud Provinsi, menurutnya, adalah momentum awal yang harus terus ditingkatkan melalui inovasi dan promosi yang masif.

Selain sektor pariwisata, Gus Fawait juga memberikan perhatian serius pada kinerja pelayanan publik. Di tengah tren penurunan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di berbagai kabupaten dan tingkat provinsi, Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah berani dengan mempertahankan dan meningkatkan rasio TPP bagi ASN.

Baca Juga: Apresiasi Kebijakan Pemkab Jember, Wisatawan Asal Lumajang Sebut Masih Banyak yang Harus Dikembangkan

Kebijakan ini diambil dengan filosofi bahwa ASN adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Gus Fawait menilai kesejahteraan ASN adalah Kunci.

"Pelayanan publik yang prima hanya bisa tercipta jika para petugasnya merasa sejahtera dan dihargai," paparnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X