“Alhamdulillah warga bisa melintas dan membawa logistik untuk ke desa Reje Payung,” imbuhnya.
Meski perbaikan dilakukan, akses di sejumlah wilayah Aceh Tengah masih tergolong sulit. Penyaluran bantuan hanya bisa dilakukan melalui jalur sungai dengan tali sling.
Sebagian wilayah juga hanya dapat dijangkau menggunakan jalur udara. Data Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mencatat masih ada desa yang terisolir.
Sedikitnya 30 desa dengan total sekitar 14.889 jiwa belum memiliki akses normal. Kecamatan Linge dan Ketol menjadi wilayah dengan keterisolasian paling tinggi.
Di Desa Reje Payung, sekitar 331 jiwa masih menunggu distribusi bantuan. Warga di wilayah tersebut terdampak langsung banjir bandang dan longsor.
Upaya pemulihan infrastruktur masih terus dilakukan oleh pemerintah dan relawan. Distribusi logistik tetap dilakukan meski dengan risiko tinggi. Kondisi ini menunjukkan tantangan besar pemulihan pascabencana di Aceh Tengah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Teror Melanda Aktivis Greenpeace dan Influencer Isu Banjir Aceh-Sumut, Pengamat: Ini Upaya Pembungkaman...
Jadi Korban Teror, Influencer Aceh Sherly Annavita Akhirnya Bagikan Rekaman CCTV di Media Sosial: Karena Ancamannya Sudah...
Satu Bulan Pasca Banjir, Warga Aceh Tengah Bagikan Kisahnya saat Evakuasi, Mendayung Sampan Selama 4 Jam ke Takengon
4 Fakta Insiden Hanyutnya Mobil Dinas Camat di Kabupaten Aceh Lues, Kronologi, Penyebab hingga Informasi Terkait Korban
Misi Kemanusiaan PMI Jember di Aceh Utara, Ribuan Liter Air Bersih Disalurkan ke Permukiman Terdampak