SketsaNusantara.id - Setelah kasus tumbler Tuku yang tertinggal di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) viral beberapa waktu lalu, kini kembali muncul kabar yang tidak kalah viral.
Kabar viral ini muncul di sosial media Threads di mana ada sebuah akun yang protes akan suara klakson atau semboyan milik Kereta Api Indonesia (KAI).
Protes atau keluhan tersebut ditulis oleh akun Threads @chieoch pada 5 Januari 2026 seperti penelusuran tim SketsaNusantara.id.
Baca Juga: Siap-siap Mudik! Ini Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Edisi Lebaran 2026, Cek Sekarang Juga
Akun tersebut mengeluhkan suara klakson atau semboyan kereta yang dinilai mengganggu pendengaran hingga menyebutnya sebagai polusi suara.
“Bisa nggak, sih, KAI kereta jarak jauh tuh kalau udah masuk peron nggak usah dinyalain klaksonnya? Polusi suara sumpah,” kata akun Threads @chieoch dikutip oleh tim redaksi.
Pemilik akun tersebut mengaku jika telinganya seringkali terasa sakit jika mendengar suara semboyan kereta api yang dinilai memekakkan telinga meski sudah memakai earphone.
“Sering banget kuping gue ngilu pas kereta ini lewat walau pun udah pakai earphone,” lanjutnya.
Akun ini juga merasa kasihan jika yang mendengar suara semboyan tersebut adalah orang-orang yang rentan seperti anak-anak dan lansia.
“Kasihan yang ada anak-anak atau lansia dengar suara sekencang dan senyaring itu,” imbuhnya.
Selain itu, akun ini membayangkan bagaimana kabar petugas yang bekerja dan harus mendengar semboyan kereta api yang kencang setiap harinya.
“Gimana sama petugas di peron yang tiap hari mesti stand by dan denger suara itu beberapa kali sehari? Bisa kena gangguan pendengaran, lho!” keluhnya.
Petugas yang bekerja di peron kereta api memang tidak dibekali dengan pelindung telinga seperti headphone untuk meredam suara yang kencang.
Artikel Terkait
18 Perjalanan Kereta Api 26 Oktober 2025 yang Dibatalkan KAI Akibat Anjlokan KA Purwojaya di Bekasi
Proyek Kereta Cepat Whoosh Diduga Sarat Permainan, Negara Bisa Rugi Rp75 Triliun?
Ignasius Jonan Dipanggil ke Istana Bahas Program Pemerintah, Termasuk Kereta Cepat? Eks Menhub: Soal Whoosh Sih Beliau...
Pasang Badan untuk Whoosh, Prabowo Tegaskan Sikapnya soal Utang Kereta Cepat: Saya Tanggung Jawab!
KPK Selidiki Dugaan Penyimpangan Whoosh: Pengadaan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diduga Menyimpan Modus yang Lebih Rumit