1. Perubahan Strategi Program dan Penataan Jadwal Baru
Biasanya, sebuah stasiun televisi akan melakukan evaluasi secara berkala berdasarkan rating, segmentasi penonton, dan kebutuhan pengiklan.
Keputusan penghentian anime asal Jepang tersebut kemungkinannya disebabkan ada prioritas progam lain.
Program lain itu tentu dinilai lebih relevan serta memenuhi target para penonton di masa kini.
2. Hak Siar dan Lisensi Tayangan
Ternyata, akhir-akhir ini beberapa film Doraemon justru terlihat ditayangkan di stasiun TV lain, salah satunya Trans TV.
Hal tersebut menimbulkan dugaan bahwa ada perubahan berakhirnya kerja sama lisensi antara pemegang hak Doraemon dan RCTI.
3. Pergeseran Media yang Kini Lebih Condong ke Platform Digital
Saat ini, sebagian besar anak-anak sudah tidak bergantung lagi pada tayangan di televisi karena lebih mudah ditonton di platform digital.
Sejumlah episode dan klip resmi dari karrun doraemon sendiri sudah banyak tersedia di aplikasi streamung maupun kanal resmi daring.
Keadaan tersebut membuat stasiun TV RCTI kemungkinannya meninjau ulang dengan melakukan efektivitas slot kartun.
Itulah tadi beberapa penyebab atau alasan mengapa Doraemon tidak lagi tayang di stasiun TV RCTI.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sebut Gibran "Wapres Ngantuk" dalam Stand-Up, Pandji Pragiwaksono Disemprot Dokter Tompi: Bukan Kritik Cerdas
Sumur Bor Korban Banjir Disebut Capai Rp150 Juta, Warga Aceh Timur Unggah Bukti Sumur Rp15 Juta
Operasi Militer AS di Venezuela Picu Kekhawatiran, Pemerintah Pastikan Harga Minyak Indonesia Aman
Retret Kabinet Merah Putih Digelar Lagi di Hambalang, Prabowo Panggil Seluruh Menteri dan Wamen
Bupati Gus Fawait dan Gubernur Bank Indonesia Ajak KPwBI Jember Baru Proaktif Turunkan Angka Kemiskinan di Wilayah Tapal Kuda
Komnas Perlindungan Anak Buka Suara atas Laporan Farel Prayoga yang Minta Perlindungan KPAI, Singgung Dugaan Ekspolitasi