Kamis, 4 Juni 2026

Satu Bulan Pasca Banjir, Warga Aceh Tengah Bagikan Kisahnya saat Evakuasi, Mendayung Sampan Selama 4 Jam ke Takengon

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 2 Januari 2026 | 18:30 WIB
Kondisi rumah warga Dusun Lelabu Aceh Tengah kini (kiri) dan sampan yang digunakan saat menyelamatkan diri (kanan) (Instagram/syahru_ozer)
Kondisi rumah warga Dusun Lelabu Aceh Tengah kini (kiri) dan sampan yang digunakan saat menyelamatkan diri (kanan) (Instagram/syahru_ozer)

Baca Juga: Aksi Solidaritas Pelajar Jember: Himpunan Musyawarah OSIS Salurkan Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Warga Mendayung Selama 4 Jam untuk Menyelamatkan Diri

Banjir yang tiba-tiba melanda pada 26 November 2025 sore menyebabkan jalan darat di Dusun Lelabu putus total.

Untuk keluar dan masuk Dusun Lelabu, hanya bisa melewati danau.

Warga yang masih terjebak pun memutuskan menggunakan sampan menyelamatkan diri.

Baca Juga: Pasca Banjir di Tapanuli Selatan, Aliran Sungai Baru Muncul Membelah Pemukiman, Warga Minta Pemerintah Bangun Tanggul

“Datang longsor dari kiri-kanan, terpaksa dayung perahu dari sini sampai ke Takengon,” ucap warga lainnya.

Selama 4 jam mendayung, warga merasakan kengerian yang mencekam.

“Dari jam 12 malam sampai jam 4 subuh, itu kiri-kanan gunung-gunung kayak jatuh. Rasanya kayak gunung itu pecah,” lanjutnya.

Sampan yang hanya mampu membawa 5 orang ini hanya memiliki 1 dayung manual, membuat warga terpaksa mendayung selama 4 jam dalam kondisi hujan deras.

“Harus didayung, nggak ada boat. Harus mendayung 3 sampai 4 jam,” ujarnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X