Minggu, 19 Juli 2026

Pasca Kapal Wisata KM Putri Sakinah Tenggelam, BMKG Kembali Ingatkan Publik Peringatan Gelombang Tinggi di Labuan Bajo

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 28 Desember 2025 | 12:30 WIB
Ilustrasi peringatan gelombang tinggi di sejumlah wilayah hingga akhir Tahun 2025 (Freepik/ macrovector)
Ilustrasi peringatan gelombang tinggi di sejumlah wilayah hingga akhir Tahun 2025 (Freepik/ macrovector)

 

SketsaNusantara.id - Kapal wisata yang membawa rombongan Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol tenggelam di perairan Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur.

Kapal KM Putri Sakinah tersebut tenggelam pada Jumat malam, 26 Desember 2026 saat berlayar dari Pulau Komodo ke Pulau Padar.

Di tengah perjalanan, mesin kapal mati hingga akhirnya tenggelam usai dihantam ombak.

Baca Juga: Update Pencarian Korban Kapal KM Putri Sakinah yang Tenggelam di Perairan Pulau Padar, Tim SAR Masih Cari 4 WNA Spanyol

Pasca insiden tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan publik tentang potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan di tanah air.

Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Seran mengungkapkan agar masyarakat mewaspadai gelombang tinggi di perairan di wilayah selatan tersebut.

Maria menambahkan, potensi gelombang tinggi masih perlu diwaspadai hingga akhir Desember 2025.

Baca Juga: 5 Fakta Tenggelamnya Kapal KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Pelatih Valencia Putri, Fernando Martin Carreras Jadi Korban

“Ya potensi gelombang tinggi sampai akhir tahun masih,” ujarnya pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Dalam penjelasannya, Maria mengungkapkan tinggi gelombang di perairan selatan Selatn Sape diperkirakan mencapai 2,5 meter.

Sementara itu, kawasan Taman Nasional Komodo berada di sisi selatan dan utara Selat Sape.

Baca Juga: 5 Fakta Gempa Taiwan 7,0 Magnitudo, Terasa hingga Taipei, Penyebab dan Pernyataan BMKG Soal Potensi Tsunami di Indonesia

Maria pun menghimbau agar masyarakat pesisir, nelayan maupun pelaku usaha wisata bahari untuk lebih waspada terhadap cuaca buruk.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X