Minggu, 19 Juli 2026

Kenang 7 Bulan Kepergian Ibrahim Sjarief Assegaf, Najwa Shihab: Hidup Tidak Berhenti ketika Kau Pergi

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Minggu, 21 Desember 2025 | 20:00 WIB
Sudah 7 bulan berlalu sejak kepergian Ibrahim Sjarief Assegaf, Najwa Shihab tulis pesan mengharukan ini. (Iinstagram/izzatassegaf)
Sudah 7 bulan berlalu sejak kepergian Ibrahim Sjarief Assegaf, Najwa Shihab tulis pesan mengharukan ini. (Iinstagram/izzatassegaf)


SketsaNusantara.id - Tidak terasa kepergian almarhum Ibrahim Sjarief Assegaf, yakni suami Najwa Shihab, sudah 7 bulan lamanya.

Ibrahim Assegaf yang meninggal dunia pada 20 Mei 2025 tersebut memang masih meninggalkan duka dalam diri Najwa.

Untuk mengenang kepergian suaminya, baru-baru ini Najwa menuliskan kalimat mengharukan di sosial medianya.

Baca Juga: Najwa Shihab Kenang Tsunami Aceh 20 Tahun Lalu, Bandingkan dengan Banjir Sekarang: Bencananya Beda, Tapi Cemasnya Sama

Kalimat ini diunggah di akun Instagram @najwashihab pada 20 Desember 2025 seperti pantauan tim SketsaNusantara.id.

Dalam unggahannya, Najwa memasang foto Ibrahim ketika sedang mendaki Gunung Everest yang merupakan gunung tertinggi di dunia.

“Sudah tujuh bulan berlalu, aku terus kembali melihat gambar dirimu di Gunung Everest,” tulis Najwa dikutip oleh tim redaksi.

Baca Juga: Bantuan Menumpuk di Posko, Najwa Shihab Sebut Kendala di Aceh Bukan Lagi Kurangnya Logistik: Satu-Satunya Harapan Adalah...

Ibrahim yang menikahi Najwa sejak tahun 1997 tersebut tentu meninggalkan banyak memori indah di benak Najwa.

“Bukan karena itu tempat tertinggi yang pernah kau capai, tapi karena gambar itu menunjukkan sesuatu yang benar tentang dirimu; tertarik pada usaha, jarak, dan keheningan,” imbuhnya.

Bagi anak dari Quraish Shihab ini, kepergian sang suami tidak serta-merta membuat hidupnya berhenti.

“Hidup tidak berhenti ketika kau pergi. Hari-hari tetap menuntut perhatian, tanggung jawab tak pernah melunak. Maka aku terus bergerak, belajar disiplin untuk tetap tegak berdiri,” lanjutnya.

Rasa duka yang menjalar saat kepergian sang suami tetap meninggalkan jejak dalam hidup Najwa namun tidak membuat Najwa berlarut-larut.

“Duka tak lagi memotong hariku, ia kini hidup di dalamnya. Memberi jejak pada cara aku bergerak, bagaimana aku diam, bagaimana aku membawa waktu,” sambungnya.

Ibu dari Izzat Assegaf dan Namiyah ini berusaha untuk tetap tegak berdiri meski akhirnya harus menjalani kesendirian pasca ditinggal sang suami ke haribaan Yang Maha Kuasa.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X