Sementara itu, secara terpisah, Ketua PMI Jember, Zainollah, S.Pd., menyampaikan bahwa pembentukan Desa Tangguh Bencana di Puger Kulon menjadi prioritas utama mengingat kondisi geografisnya yang rawan.
"Kami ingin memastikan bahwa ketika bencana datang, masyarakat bukan lagi menjadi objek yang hanya menunggu bantuan, melainkan subjek yang mampu menyelamatkan diri sendiri dan lingkungannya melalui struktur yang telah disusun ini," ujar Zainollah.
Dengan tersusunnya SOP dan rencana aksi yang matang, PMI Jember berharap masyarakat Puger Kulon memiliki ketahanan yang lebih kuat serta mampu menekan risiko korban jiwa di masa mendatang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Wisata Pemandian Guci di Tegal Diterjang Banjir Bandang, Kolam Air Panas Hilang Tenggelam
Heboh! Pria di Aceh Tamiang Temukan Genangan Air Diduga Bercampur Solar, Warga: Sekitar 20 Persen
Akses Masih Terputus, Korban Banjir di Tapanuli Tengah Terpaksa Jalan Kaki 9 Jam Demi Bantuan Sembako: Doakan Semoga...
BRI Tanggap Bencana Sumatra: dari Respons Darurat hingga Pemulihan Jangka Panjang Masyarakat Terdampak
Banjir Mulai Surut, Warga Pidie Jaya Kini Hadapi Masalah Lumpur di Tengah Kondisi Fisik yang Menurun: Kaki Sudah...
Warga Gumukmas Jember Keluhkan Wabah Lalat yang Meresahkan hingga Minta Solusi Pemerintah, Netizen: Mungkin Banyak yang...
Siapa Ustaz Zaky yang Mendadak Viral? Inilah Profil Pemuka Agama Jebolan Ajang Pencarian Bakat yang Diduga Lecehkan Jamaah Wanita