Kini, area pusat aktivitas wisata itu berubah menjadi hamparan pasir dan dipenuhi bebatuan besar yang terbawa arus.
Kolam pemandian Pancuran 13 bukan satu-satunya objek wisata yang terdampak.
Banjir bandang juga membuat area Pancuran 5 Guci rusak akibat tertutup material batu dan pasir yang ikut hanyut.
Pasca kejadian tersebut, Polres Tegal segera mengamankan lokasi hingga memasang garis polisi di sekitar area, terutama dititik rawan seperti bibir sungai hingga jembatan.
Petugas juga menghimbau agar wisatawan dan warga menjauh dari area sungai .
Sementara itu, pihak pengelola wisata Guci menutup total area Pancuran 13 hingga kondisi dinyatakan aman kembali.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Apa Agama FX Hadi Rudyatmo Sekarang? Inilah Biodata dan Profil dari Sosok Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah: Anak, Istri, Karir Politik
Unik dan Inspiratif, MI Al Azhar Tanggul Integrasikan Donasi untuk Korban Banjir di Sumatra ke Kurikulum IPAS
Seskab Teddy Indra Wijaya Minta Warga Bijak di Tengah Bencana Sumatra: Jangan Menggiring Opini Seolah Pemerintah Tidak Bekerja
Gas LPG Langka di Aceh Tengah, Warga Takengon Terpaksa Pakai Kayu Hanyut Sebagai Pengganti, Netizen: Kembali ke Bahan Kayu Bakar
Yenny Wahid Ungkap Adanya Tekanan Menteri Terkait Izin Tambang Ormas di Haul Gus Dur ke-16: Saya Mendukung Seruan KH Said Aqil Siroj
Heboh, Masyarakat Aceh Barat Temukan Pasir Bercampur Emas di Halaman Rumah Seorang Warga, Netizen: Jangan Diviralkan!
Ferry Irwandi Ungkap Solar Panel Berfungsi Optimal di Lokasi Bencana, Jadi Penopang Utama Aktivitas Relawan