“Tetapi jika skalanya terlalu besar, maka kemudian ada kelumpuhan yang dialami oleh kapasitas lokal,” tuturnya.
Situasi tersebut memerlukan respons nasional yang dipimpin oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Penanganan dilakukan dengan dukungan TNI, Polri, serta pemerintah pusat dan daerah.
“Memang ada respons nasional yang diperlukan untuk bisa menangani (bencana), ketika pemerintah lokal tidak bisa menangani skala bencana yang sudah terjadi,” terang Aisha.
Aisha juga menjelaskan posisi TNI dalam struktur penanganan bencana. TNI bertugas sebagai dukungan dalam kerangka hukum operasi selain perang.
“Operasi selain perang ini sangat relevan dalam penanganan bencana, dan ini secara rutin melekat kepada struktur komando TNI,” jelasnya.
Pos komando bencana di tingkat lokal mengintegrasikan berbagai unsur. Keterlibatan tersebut meliputi BPBD, TNI, Polri, tenaga kesehatan, pekerjaan umum, dan pelayanan sosial.
Kombinasi lintas sektor ini dinilai mempercepat koordinasi penanganan bencana. Struktur tersebut berlaku pada tingkat nasional maupun provinsi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Banjir dan Longsor Landa Jember, Ratusan Warga Terdampak Akibat Cuaca Ekstrem
Jember Diterjang Banjir, 2 Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Desa Jubung Ambruk
Satgana PMI Kabupaten Jember Bergerak Cepat Tangani Banjir, Salurkan Makanan dan Layanan Kesehatan Hingga Dini Hari
Banjir Pujian, Shin Tae Yong Diam-Diam Berikan Donasi Ribuan Dollar ke Aceh, Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Korban Terdampak Bencana Sumatera
Sejumlah Wilayah di Jember Terendam Banjir, Warganet Singgung Kebiasaan Masyarakat yang Buang Sampah ke Sungai hingga Soroti Dugaan Penggundulan Hutan