Kamis, 4 Juni 2026

Minta Maaf Usai Rincian Bantuan Viral di Medsos, Kementan Klarifikasi soal Harga Beras untuk Korban Banjir Sumatera yang Ramai Disorot Publik

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 9 Desember 2025 | 12:30 WIB
Potret bantuan beras Kementan yang akan disalurkan untuk korban terdampak bencana banjir di Aceh hingga Sumatera Barat (pertanian.go.id)
Potret bantuan beras Kementan yang akan disalurkan untuk korban terdampak bencana banjir di Aceh hingga Sumatera Barat (pertanian.go.id)

"Volume 21.874 yang tertulis (dalam tabel rincian) merupakan jumlah paket yang masing-masing berisi 5 kg beras, bukan harga atau volume per kilogram," jelasnya.

Dengan demikian, total jumlah beras yang diberikan untuk korban banjir di Sumatera mencapai lebih dari 109 ton beras dan masih terus bertambah yang akan disalurkan ke wilayah terdampak bencana.

"Saat ini bantuan beras pemerintah sudah mencapai 1.200 ton senilai Rp16 milyar rupiah, bukan lagi Rp1,3 miliar," ujarnya.

Lebih lanjut, Kementan menekankan bahwa bantuan yang diberikan untuk korban bencana di Sumatera berupa barang dan bukan dalam bentuk dana.

Baca Juga: Sorotan Keras DPR atas Cara Bantuan Dilempar dari Helikopter, Firman Soebagyo dan Puan Maharani Desak Evaluasi Mekanisme Distribusi Udara di Sumatera

"Kementerian Pertanian tidak membeli barang-barang bantuan tersebut menggunakan anggaran, melainkan menerima langsung dari mitra dan pihak yang ingin berkontribusi," terangnya.

Dalam unggahannya, Kementan menyatakan apresiasinya atas kritik dan pengawasan publik. Menurut mereka, koreksi dari masyarakat dapat menjadi masukan penting bagi pemerintah agar lebih teliti dan transparan dalam setiap laporan terkait penyaluran bantuan bencana.

"Koreksi sudah dilakukan dan Kementan terus memperkuat pengawasan melalui Inspektorat Jenderal agar setiap bantuan transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

"Kementerian Pertanian juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang ikut mengawasi penyaluran bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana di Sumatera," sambungnya.

Baca Juga: Ivan Gunawan hingga Zaskia Adya Mecca, Sederet Artis Ini Open Donasi dan Ikut Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh-Sumatera Barat

Unggahan klarifikasi tersebut mendapat beragam tanggapan dari publik. Sebagian warganet mengapresiasi sikap Kementan yang cepat memberikan penjelasan, namun tak sedikit pula yang tetap meminta pemerintah lebih berhati-hati dan transparan agar insiden serupa tidak terulang.

Hingga kini, proses penyaluran bantuan bagi korban terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar masih terus berjalan. Pemerintah memastikan distribusi bantuan akan terus dilakukan sembari melakukan evaluasi agar pendataan lebih akurat dan transparan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.

"Terima kasih atas kritik, masukan, dan pengawasan publik. Dalam situasi seperti ini, prioritas kami adalah memastikan semua bentuk bantuan bisa disalurkan dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan," ucap Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan melalui situs resmi Kementerian Pertanian.

"Kami meminta publik untuk tidak segan untuk melaporkan bila ditemukan penyimpangan. Penyaluran bantuan menghadapi berbagai kendala yang tidak mudah. Untuk itu, kami mengapresiasi semua pihak yang terlibat untuk memastikan masyarakat terdampak bisa secepatnya mendapatkan bantuan," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: pertanian.go.id, X @kementan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X