Namun ada pula yang menilai langkah ini justru lebih baik daripada menggunakan mesin berat yang bisa memperparah kerusakan.
“Ngrusak pake alat berat. Bersihkan pake gajah.. terbaik memang,” komentar dari @anjarwidyantroro.
Di sisi lain, ada komentar yang menunjukkan kekhawatiran lebih spesifik, terutama soal tenaga dan keselamatan gajah.
“Takut bgt lhooo mereka diperasa tenaga ne trs kecapekan,” tulis @diah_ikaw.
Bahkan ada warganet yang menyatakan ketidaksetujuannya secara langsung.
“Aku tidak setuju,” ungkap akun @lili_s_djamil.
Perbedaan pendapat ini menunjukkan bagaimana publik kini semakin memperhatikan aspek kesejahteraan hewan dalam penanganan bencana. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Ingin Bantu Korban Banjir Sumatra, 4 Bantuan Internasional Ini Menunggu Lampu Hijau dari Pemerintah Indonesia
SPPG Gerak Cepat Selamatkan Akses Gizi Ribuan Warga di Aceh dan Sumatra: Upaya Kemanusiaan Badan Gizi Nasional di Tengah Bencana Banjir dan Gangguan
Sungai Guwo Berubah Drastis dan Membelah Jadi Tiga: Ferry Irwandi Ungkap Fakta Mengerikan di Balik Banjir Bandang Aceh-Sumatra
Hadir Kembali di Aceh, Presiden Prabowo Cicipi Nasi Ikan Tongkol Bersama Korban Banjir di Posko Bireuen: Ada Sendok? Saya Mau Coba
Mensesneg Terang-terangan Tolak Tawaran Bantuan Asing Dalam Bencana Banjir Bandang: Kita Semua Masih Sanggup!
Prabowo Subianto Syukuri Banyaknya Kelapa Sawit yang Tumbuh di Indonesia, Singgung Banjir di Sumatera Sebagai Ujian: Alhamdulillah Kita Kuat!