Pernyataan Mensesneg ini lantas menuai beragam komentar dari netizen.
"Mereka takut di audit pulau sumatera. Karena syarat bantuan masuk itu dengan dinyatakannya BENCANA NASIONAL. Dan kalau diaudit pulau itu, semua proyek pasti kebongkar dan mati. So mereka memilih warga yg mati dari pada bisnis mereka," komentar netizen.
"Lu sanggup krn masih tidur di gedung nyaman dan makan enak, tapi rakyatmu udah megap2 bertahan hidup, lapar, sakit, berkejar2an dengan waktu dan bertaruh nyawa.," kata netizen.
"Intinya biar dunia gak tau apa yg terjadi sebenernya hutan di Sumatera," tulis netizen.
"sudah ga becus, sombong lagi," ucap netizen.
"Klo sanggup juga ngapain kita sampe ikut donasi pak, pajak negara pakai noh gpp kita ikhlas dr situ, lagian whosh jg udah ga pakai apbn..," timpal netizen yang lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Banjir Pujian, Momen Haru Willie Salim saat Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Baru Bagi Korban Banjir Sumatra
Tuntaskan Lari Maraton 70 KM, dr. Tirta Pamer Medali hingga Banjir Pujian dan Ucapan Selamat dari Netizen
Ivan Gunawan Ungkap Alasannya Tak Terjun Langsung ke Korban Banjir Sumatera dan Aceh, Ikut Prihatin Imbas Buruk Bencananya
Cut Melisa Ungkap Kondisi Sebenarnya di Aceh Tamiang Pasca Bencana Banjir. Mobil-mobil Tersapu Arus hingga Mayat-mayat yang Belum Terevakuasi
Verrel Bramasta Pakai Rompi Anti Peluru saat Berkunjung ke Lokasi Bencana Banjir di Sumatra, Venna Melinda: Semangat ya, Anakku
Ingin Bantu Korban Banjir Sumatra, 4 Bantuan Internasional Ini Menunggu Lampu Hijau dari Pemerintah Indonesia