Pameran ini, kata Benny, diposisikan sebagai ruang temu antara pengkarya dan publik.
"Melalui interaksi tersebut, Dewan Kesenian Kampus berharap publik dapat merasakan bagaimana imajinasi utopis dapat menjadi bentuk refleksi sekaligus kritik yang konstruktif.," imbuhnya.
Benny berharap pameran ini dapat mengajak publik melihat bagaimana gagasan kesenian bisa tumbuh dari kehidupan orang-orang di sekitar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
3 Poin Klarifikasi Galeri Nasional Usai Tunda Pameran Tunggal Yos Suprapto hingga Ungkap Alasan Kurator Mundur
Galeri Nasional Tunda Pameran Tunggal Yos Suprato Gara-Gara Kendala Teknis, Netizen: Selamat Datang Kembali Orba?
Berlebihan dalam Mengkritik? Inilah Sosok Yos Suprapto Seniman Lukisan yang Pameran dan Karyanya Terancam Dibredel
Pembredelan Pameran Lukisan Yos Suprapto, Deddy Sitorus Indikasikan Ada Pihak yang Tersinggung: Kayak Orde Baru Aja
Nirina Zubir Ungkap Rasa Bangga Usai Putrinya Sukses Menggelar Pameran Karya Seni: Spread Your Wings My Love
Museum Date Seru di Museum MACAN: 3 Pameran Menarik untuk Long Weekend Akhir Mei!