SketsaNusantara.id - Aksi solidaritas kembali mengalir dari dunia pendidikan di Jember. Palang Merah Remaja (PMR) Wira dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Jember menunjukkan kepedulian mendalam terhadap korban bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh. Melalui penggalangan dana internal sekolah, para pelajar berhasil mengumpulkan donasi yang kemudian diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember.
Penyerahan donasi berlangsung pada Jumat pagi, 5 Desember 2025, di Markas PMI Jember. Rombongan PMR hadir membawa hasil penggalangan dana senilai Rp 1.752.000, yang dikumpulkan dari kontribusi sukarela siswa, guru, dan seluruh jajaran sekolah. Penggalangan dana dilakukan secara mandiri oleh anggota PMR sebagai bentuk pelaksanaan nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini mereka pelajari.
Rombongan PMR SMAN 5 Jember dipimpin oleh Deshifa Lurie A, selaku Ketua PMR, bersama Aulia Natalia Natasya (Wakil Ketua), Bela Sahira (Sekretaris), dan Wevira Mega dari Unit Bakti Masyarakat. Keempatnya mewakili seluruh warga sekolah yang ikut berpartisipasi dalam gerakan pengumpulan dana tersebut.
Dalam kesempatan itu, para siswa diterima langsung oleh Ghufron Evyan Efendi, Sekretaris PMI Kabupaten Jember.
Deshifa Lurie A menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pengejawantahan Tri Bakti PMR, khususnya pada poin berbakti kepada masyarakat.
“Aksi ini adalah wujud dari komitmen kami untuk membantu sesama. Walaupun jumlahnya tidak besar, kami berharap donasi ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit di Sumatera dan Aceh,” ungkap Deshifa.
Baca Juga: Investasi Mudah di Jember, Super Indo Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal dan Kembangkan UMKM
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan penggalangan dana menjadi pengalaman penting bagi anggota PMR dalam mempraktikkan nilai solidaritas, empati, dan kerja sama. Proses ini melibatkan semua elemen sekolah sehingga memperkuat rasa persatuan dan kepedulian sosial.
Sementara itu, Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Evyan Efendi, memberikan apresiasi atas inisiatif dan ketulusan para pelajar. Ia menilai bahwa PMR SMAN 5 Jember telah menunjukkan teladan bahwa kepedulian tidak mengenal usia.
“Kami bangga dengan semangat kesukarelaan yang ditunjukkan adik-adik PMR. Kontribusi ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi bukti bahwa sekolah dapat menjadi pusat pendidikan kemanusiaan,” ujar Ghufron.
Ia memastikan bahwa donasi tersebut akan disalurkan melalui mekanisme resmi PMI, sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat terdampak secara tepat sasaran dan transparan. Ghufron juga mendorong agar gerakan semacam ini terus dihidupkan di lingkungan sekolah, mengingat peran generasi muda sangat strategis dalam penguatan gerakan kemanusiaan.
Aksi donasi yang dilakukan PMR Wira SMAN 5 Jember ini semakin menegaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang membentuk karakter peduli dan berjiwa sosial. Di tengah meningkatnya bencana alam di berbagai daerah, kontribusi para pelajar menjadi pengingat bahwa solidaritas dapat berawal dari lingkup kecil namun memiliki dampak luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Dukung Program Pemkab Jember ‘Bunga Desaku’, PMI Jember Gelar Aksi Donor Darah dan Layanan Ambulan Gratis
Erupsi Semeru Kembali Aktif, 2 Relawan PMI Jember Dikerahkan untuk Asesmen dan Pelayanan Korban Terdampak
Dorong Standarisasi Produksi Darah, PMI Jember Studi Tiru ke Sidoarjo Guna Penuhi CPOB Tahun 2026
Dukungan Kemanusiaan Mengalir, PMI Jember dan Jejaring PMI Wilayah III Turun Tangan Bantu Korban Erupsi Semeru
PMR SMPN 1 Jember Galang Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera: Donasi, Harapan Pelajar, dan Respons PMI yang Menjadi Sorotan Publik
PMI Jember Apresiasi Donor Darah di Bangsalsari, 61 Kantong Terkumpul dan Pendonor Dapat Minyak Goreng