Kamis, 4 Juni 2026

Dari Udara, Mualem Soroti Kerusakan Aceh: 3.310 Desa Terendam, Ratusan Ribu Mengungsi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 4 Desember 2025 | 06:00 WIB
Gubernur Aceh, Mualem usai melihat bencana yang melanda ribuan desa di wilayahnya. (Instagram.com/@muzakirmanaf1964)
Gubernur Aceh, Mualem usai melihat bencana yang melanda ribuan desa di wilayahnya. (Instagram.com/@muzakirmanaf1964)

Sementara itu, Sumatera Utara melaporkan 301 korban meninggal, dan Sumatera Barat mencatat 234 korban jiwa. Angka tersebut masih dapat berubah karena proses pencarian masih berlangsung di beberapa daerah.

Kondisi warga terdampak di Aceh dijelaskan oleh Jubir Posko Komando Kantor Gubernur Aceh, Murthalamuddin atau Muthala. Ia menyebutkan bahwa 1.452.185 warga atau sekitar 229.767 keluarga terdampak langsung oleh bencana ini.

Situasi tersebut menimbulkan kebutuhan besar terhadap logistik dan layanan dasar bagi para penyintas. Jumlah pengungsi juga mencapai ratusan ribu orang dan tersebar di ratusan titik.

Muthala menyampaikan bahwa terdapat "Pengungsian 660.642 jiwa yang tersebar di 828 titik pengungsian."

Data itu menggambarkan tingginya jumlah warga yang harus meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu. Kondisi di sejumlah titik pengungsian masih menunggu tambahan logistik dan dukungan tenaga medis. Pemerintah daerah mengoordinasikan bantuan dengan berbagai pihak untuk mempercepat distribusi kebutuhan dasar.

Bencana ini juga berdampak pada lebih dari tiga ribu desa di Provinsi Aceh. BNPB melaporkan bahwa banjir dan longsor melanda 3.310 desa di 18 kabupaten atau kota.

Sejumlah desa masih sulit diakses karena jalan tertutup material longsor atau terputus oleh arus banjir. Situasi tersebut membuat proses pendataan berlangsung secara bertahap.

Pemerintah dan tim gabungan tetap melakukan pencarian warga yang belum ditemukan.

Upaya pencarian terus dilakukan di sepanjang wilayah terdampak. Tim gabungan juga mengirimkan bantuan dengan berbagai moda transportasi untuk mencapai daerah terisolasi.

Pengiriman logistik dilakukan melalui jalur darat, laut, dan udara, bergantung pada kondisi masing-masing wilayah. Pemerintah menegaskan komitmen untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X