SketsaNusantara.id - Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh masih menimbulkan dampak besar.
Rumah sakit di tiga provinsi tersebut menerima banyak pasien yang membutuhkan perawatan intensif. Kebutuhan medis meningkat cepat, terutama permintaan darah untuk korban yang mengalami luka berat.
Situasi ini mendorong dukungan dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Jember.
Baca Juga: PMI Ledokombo Jember Kumpulkan 28 Kantong Darah, Warga Antusias Menjalani Proses Skrining Ketat
PMI Jember menyatakan kesiapan untuk mengirim bantuan darah ke wilayah terdampak. Upaya ini dilakukan setelah melihat tingginya jumlah korban yang dirawat. Data terbaru hingga Rabu pukul 09.00 WIB mencatat 753 korban meninggal dunia, 650 orang masih hilang, dan 570.700 orang mengalami luka.
Jumlah pengungsi mencapai 576.300 orang menurut infografis BNPB dan PMI. Angka tersebut menunjukkan skala bencana yang luas serta kebutuhan medis yang terus meningkat.
Rabu sore, berbagai persiapan telah diselesaikan PMI Jember. Mereka menyiapkan 100 kantong darah yang terdiri dari berbagai golongan dan komponen. Darah itu akan dikirim ke rumah sakit di Sumatera dan Aceh agar kebutuhan perawatan dapat segera terpenuhi.
Pengiriman dilakukan untuk memastikan pasokan darah di lokasi bencana tidak mengalami kekurangan selama proses penanganan korban. Ketua PMI Jember, Zainollah, menjelaskan rencana tersebut.
“Selain bantuan uang dan paket sembako, PMI Jember juga akan mengirim bantuan berupa 100 kantong darah berbagai golongan dan komponen darah untuk dikirim ke lokasi bencana yang saat ini membutuhkan banyak darah untuk mereka korban bencana yang sedang menjalani perawatan,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa kebutuhan darah meningkat karena banyak pasien harus menjalani tindakan medis segera.
Bantuan itu tidak dikirim langsung ke lokasi. PMI Jember akan menyerahkannya ke PMI Provinsi Jawa Timur sebelum diteruskan ke PMI di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Mekanisme ini digunakan untuk memastikan distribusi berjalan terkoordinasi.
Dalam penjelasan berikutnya, Zainollah menambahkan, “Stok darah PMI Jember nanti akan diserahkan ke PMI Propinsi Jawa Timur dan selanjutnya dikirim ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di tiga provinsi.”
Artikel Terkait
Pelatihan SIBAT di Puger Wetan Digelar PMI-JRCS demi Membangun Ketangguhan Warga di Daerah Rawan Bencana
Gandeng JRCS, PMI Gelar Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Pesisir Jember, Edukasi Warga Hadapi Ancaman Tsunami
Dukung Program Pemkab Jember ‘Bunga Desaku’, PMI Jember Gelar Aksi Donor Darah dan Layanan Ambulan Gratis
Erupsi Semeru Kembali Aktif, 2 Relawan PMI Jember Dikerahkan untuk Asesmen dan Pelayanan Korban Terdampak
Dorong Standarisasi Produksi Darah, PMI Jember Studi Tiru ke Sidoarjo Guna Penuhi CPOB Tahun 2026