SketsaNusantara.id - Sebuah unggahan video di Instagram memperlihatkan proses pencarian korban longsor yang dilakukan para relawan di wilayah Magelang, Cilacap, dan Banjarnegara.
Metode pencarian ini menarik perhatian publik karena menggunakan teknik tradisional yang mengandalkan kepekaan aroma untuk menemukan keberadaan jenazah di bawah material longsoran.
Dilansir SketsaNusantara.id dari video tersebut dibagikan oleh akun @ahmad.sidiq86, yang menampilkan seorang relawan mengenakan helm keselamatan dan seragam lapangan, tengah menancapkan kayu panjang ke permukaan tanah yang dipenuhi lumpur.
“Salah satu metode yang digunakan relawan Kab Magelang dalam pencarian korban longsor di Cilacap dan Banjarnegara,” tulis akun @ahmad.sidiq86.
Ia kemudian menjabarkan cara kerja teknik tersebut, yakni dengan menancapkan kayu panjang secara berulang ke area yang diduga merupakan lokasi tertimbunnya korban.
Kayu itu kemudian dicium untuk mendeteksi aroma khas yang menandakan keberadaan jenazah.
“Ketika stok terhadap lokasi akan menimbulkan aroma bau, terlebih daerah longsor biasanya tanahnya jinak air, sehingga jika menemukan aroma di kayu yang ditancapkan bisa dimungkinkan disitu ada korban,” jelasnya.
Unggahan tersebut ditutup dengan penjelasan bahwa metode ini dipelajari dari seorang praktisi lapangan, metode dari Eyang Gimbal.
Meskipun di era modern banyak metode pencarian korban yang mengandalkan alat berat, sensor, hingga teknologi pendeteksi panas, kenyataannya teknik manual seperti ini masih digunakan pada kondisi tertentu khususnya ketika medan longsor tidak memungkinkan alat berat masuk atau saat area yang terdampak terlalu luas.
Relawan di video terlihat bekerja di area tanah basah yang dipenuhi puing dan material kayu.
Mengingat kondisi tersebut, penggunaan kayu panjang menjadi salah satu upaya tercepat untuk melakukan penelusuran awal, sambil menunggu alat berat atau tim tambahan hadir di lokasi.
Artikel Terkait
Operasi Longsor Cilacap Belum Berakhir, 7 Warga Masih Hilang dan BNPB Pastikan Pencarian Dilakukan Sampai Tuntas
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Sumatera Utara, Jalur Darat Lumpuh dan BNPB Targetkan Pembukaan Akses dalam 1–2 Hari
Ahli ITB Ungkap Penyebab Banjir Bandang dan Longsor di Sumut, Aceh dan Sumbar, Bukan hanya Siklon Tropis Senyar?
Tembok Dapur Warga Kaliwates Ambrol Diterjang Longsor, BPBD Jember Pasang Terpal dan Salurkan Bantuan
Update Data Korban Bencana Banjir dan Longsor Sumatera, 166 Orang di Sumut Meninggal Dunia
Banjir dan Longsor Meluas di Sumatera, Pemerintah Utamakan Pemulihan Daerah dan Respons Korban di Tengah Risiko Siklon dan MCC