Minggu, 19 Juli 2026

Banjir dan Longsor Meluas di Sumatera, Pemerintah Utamakan Pemulihan Daerah dan Respons Korban di Tengah Risiko Siklon dan MCC

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 30 November 2025 | 19:30 WIB
Salah satu kondisi wilayah di Aceh yang terdampak banjir (X/@Aceh)
Salah satu kondisi wilayah di Aceh yang terdampak banjir (X/@Aceh)

Informasi dari Badan Geologi menempatkan wilayah ini sebagai area yang harus mendapat perhatian mitigasi lebih kuat. Struktur tanah rapuh dan curam memperbesar peluang kejadian longsor berulang.

Dari sisi meteorologi, BMKG menjelaskan pengaruh Bibit Siklon Tropis 95B yang terdeteksi sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh dan Selat Malaka. Fenomena ini memicu hujan lebat, angin kencang, serta potensi cuaca ekstrem di beberapa provinsi.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat. “Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem akibat dampak dari Bibit Siklon 95B,” katanya.

BMKG juga memantau keberadaan Meso Siklon Konvektif Kompleks di Samudra Hindia barat Sumatera. Sistem badai ini mampu menghasilkan hujan intens berdurasi panjang dan angin kencang.

Wilayah yang perlu meningkatkan mitigasi meliputi Mandailing Natal, sebagian Sumatera Utara, serta sebagian Sumatera Barat. Pemerintah mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan memperkuat langkah mitigasi di daerah berisiko tinggi demi menurunkan potensi dampak lanjutan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X