SketsaNusantara.id - Presiden Rusia, Vladimir Vladimirovich Putin, menghaturkan rasa belasungkawanya atas bencana yang terjadi di Indonesia.
Bencana alam berupa banjir dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan sebagian di Sumatera Barat memenuhi pemberitaan beberapa hari terakhir ini.
Banyak daerah terdampak yang belum tersentuh bantuan logistik seperti makanan, obat-obatan, dan perlengkapan sehari-hari.
Baca Juga: Update Data Korban Bencana Banjir dan Longsor Sumatera, 166 Orang di Sumut Meninggal Dunia
Bencana alam yang menimbulkan rasa duka yang mendalam tersebut mendapatkan perhatian dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Melalui akun resmi Instagram @rusemb_indonesia pada 30 November 2025 seperti dikutip oleh tim SketsaNusantara.id, Putin menyampaikan rasa dukanya.
“Yang Terhormat Bapak Presiden, terimalah ucapan belasungkawa yang mendalam,” kata Putin dikutip oleh tim SketsaNusantara.id dari Instagram @rusemb_indonesia.
Bencana alam berskala besar yang terjadi di sebagian pulau Sumatera tersebut menarik perhatian negara-negara lain termasuk Rusia.
“Terkait jatuhnya banyak korban jiwa serta kerusakan berskala besar akibat banjir di bagian utara pulau Sumatera,” lanjutnya.
Musibah banjir dan longsor tersebut kabarnya sudah menelan banyak korban jiwa yang terus bertambah.
“Rusia turut berduka cita bersama mereka yang kehilangan keluarga dan kerabat dalam musibah alam ini,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Marissa Anita Siap Melangkah ke Tahap Hidup Baru dan Lakukan Persiapan Khusus saat Hadapi Proses Cerai dengan Andrew Trigg, Ketegarannya Banjir Pujian
Ernest Prakasa Rayakan Ulang Tahun ke-16 Putrinya, Sky Solana: Ungkapan Haru, Doa, dan Banjir Ucapan dari Publik Figur
Gempita Nora Marten Raih Piala AMI Awards 2025 di Usia 10 Tahun: Prestasi Membanggakan yang Banjir Doa dan Pujian
Habis Biaya Berapa? Surya Insomnia Banjir Pujian Usai Turun Tangan Langsung Tambal Jalan Berlubang di Tangsel, Andre Taulany: Inisiatif Luar Biasa!
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Sumatera Utara, Jalur Darat Lumpuh dan BNPB Targetkan Pembukaan Akses dalam 1–2 Hari