Kamis, 4 Juni 2026

Setelah Bebas dari Rutan KPK, Ira Puspadewi Hadapi Rekening Diblokir dan Mengaku Bertahan dari Bantuan Teman untuk Kebutuhan Makan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 29 November 2025 | 21:00 WIB
Eks Dirut ASDP, Ira Puspadewi.  (Dok. ASDP - YouTube.com/Ferry Irwandi)
Eks Dirut ASDP, Ira Puspadewi. (Dok. ASDP - YouTube.com/Ferry Irwandi)

SketsaNusantara.id - Mantan Direktur Utama ASDP, Ira Puspadewi, menceritakan kondisi yang ia hadapi setelah menerima rehabilitasi dan bebas dari Rutan KPK.

Ia menyampaikan bahwa seluruh rekening miliknya belum dapat digunakan hingga saat ini.

Situasi tersebut muncul setelah proses hukum terkait kasus akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh ASDP pada 2019–2022.

Baca Juga: Syahganda Bandingkan Rehabilitasi Ira Puspadewi dengan Penanganan Kasus Roy Suryo, Tom Lembong dan Hasto yang Disebut Sarat Unsur Politik

Perkara itu membuat ia dan dua mantan direktur lainnya menjalani proses hukum sebelum akhirnya memperoleh rehabilitasi pada 28 November 2025.

Ira mengatakan bahwa rekening miliknya tetap diblokir meski sudah keluar dari masa tahanan. Ia menjelaskan bahwa kondisi itu juga dialami oleh keluarga terdekat. Informasi tersebut ia sampaikan saat menggelar acara syukuran di kawasan Jatiwarna, Bekasi, pada 29 November 2025.

Salah satu kutipan yang ia sampaikan adalah, “Seluruh rekening saya sampai hari ini masih diblokir, suami saya, anak saya.” Ia menyebut bahwa uang yang tersisa saat itu hanya berada di tangannya dalam jumlah sangat terbatas.

Baca Juga: Inovasi Harus Jalan, Meski Jalan Tidak Selalu Mulus: Coretan Refleksi atas Proses Hukum Ira Puspa Dewi

Dalam kesempatan yang sama, Ira menceritakan adanya bantuan dari seorang teman. Ia mengatakan bahwa seseorang yang dikenal sebagai anak buah tiba-tiba memberikan uang. Dana tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan makanan selama beberapa waktu.

Kutipan yang disampaikan Ira adalah, “Tiba-tiba ada teman yang ngasih, anak buah, yang saya tahu gajinya juga berapa, ngasih Rp 5 juta, ‘Ini buat makan, buat belanja sementara’.” Selain uang, ia mengatakan mendapat kiriman kebutuhan lain seperti minyak, mie, dan telur.

Ira menjelaskan bahwa situasi perkara hukum membuat banyak orang menjaga jarak. Ia menyebut bahwa sebagian orang di sekitarnya memilih berhati-hati untuk berkomunikasi. Ia menggambarkan bahwa sikap menghindar tersebut muncul karena alasan ketakutan atau kekhawatiran.

Menurut penuturannya, keadaan tersebut terasa berat pada masa awal kasus. Namun, ia mengatakan bahwa beberapa orang justru datang memberi dukungan. Ia menyampaikan bahwa perhatian tersebut muncul dari orang-orang yang berada di lingkungannya sejak lama.

Selain menceritakan kondisi setelah bebas, Ira juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menyampaikan hal itu usai menerima rehabilitasi dari Presiden sehari sebelumnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X