SketsaNusantara.id - Sejumlah wilayah di Pulau Sumatera tengah dilanda banjir, salah satunya Medan, Sumatera Utara.
Hujan yang mengguyur kota Medan sejak Selasa, 25 November 2025 ini membuat beberapa lokasi tergenang air dengan ketinggian hingga 1 meter lebih.
Sebanyak 19 kecamatan terdampak banjir besar tersebut, warga pun terpaksa mengungsi demi keselamatan.
Di tengah kabar banjir yang melanda sejumlah wilayah di Medan, aksi solidaritas ditunjukkan oleh seorang pedagang ayam penyet.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @platpemedia, seorang pria pemilik warung ayam penyet di Medan terlihat sedang mempersiapkan 700 porsi yang rencanaya akan dibagikan kepada para korban banjir.
Pemilik warung bahkan memilih menutup usahanya pada hari itu untuk mempersiapkan bantuan tersebut.
“Maaf, hari ini tutup karena semua jualan kita hari ini akan kita bagikan ke saudara kita korban banjir Medan sektar 700 porsi,” begitu informasi dalam video yang diunggah Instagram @platpemeda.
Berdasarkan penelusuran tim redaksi, video tersebut diunggah pemilik warung di media sosial TikTok pada Kamis, 27 November 2025.
“Semoga sedikit bisa membantu ya,” tulis pemilik warung penyet di akun TikToknya @rafael_tarigann.
Aksi kemanusiaan tersebut langsung banjir pujian dari netizen yang turut mendoakan usaha pria tersebut.
Artikel Terkait
Warga Solo Ditangkap karena Buka Rekening Pakai Identitas Orang Lain, Polisi Ungkap Modus Lengkap Pemindahan Dana dan Celah Sistem Perbankan
Wamenhub Bongkar Status Sebenarnya Bandara Morowali Usai Sorotan Menhan soal Minimnya Kehadiran Negara di Kawasan Industri Strategis
Balqis Humaira Sentil Warganet yang Ribut Bahas Skandal Perselingkuhan Inara Rusli: Mending Grebek Manusia yang Bikin Sumatera Banjir...
Tolak Mediasi, Roy Suryo Tantang Jokowi Buka Ijazah di Depan Publik
Viral Penumpang KRL Salahkan Petugas KAI Gegara Tumbler, Konten Kreator Ini Bagikan Pengalaman Usai Ransel Ketinggalan di Kereta, Endingnya Bikin Syok
Setelah Viral dan Dipecat Dari Pekerjaan, Pemilik Tumbler Anita Dewi dan Suami Minta Maaf