“Warungnya ternyata di seberang (alun-alun) dan saya menutupi lesehannya dikarenakan kalau ada yang duduk tidak terlihat,” tulis akun itu lagi.
Hal ini membuat pengunjung kecewa lantaran tidak bisa menikmati Alun-alun Jember.
Ia bahkan sempat terlibat adu mulut perihal lokasi parkir di pinggir alun-alun sebelah barat.
“Saya kaget lho, ini kan buat pejalan kaki kok lesehan pak. Akhirnya saya rekam,” ujarnya mengenang percekcokannya dengan salah seorang pedagang.
Ia pun meminta kepada pemerintah setempat untuk menegaskan kembali fungsi hingga pembagian area di alun-alun Jember.
“Pak saya mohon untuk parkir mobil dan fasilitas untuk masyarakat bisa ditegaskan lagi. Kalau emang alun-alun untuk buka jualan, jadikan alun-alun pujasera saja, dari pada sebagai masyarakat kita kecewa,” tulis pria itu lagi.
Selain mengutarakan kekecewaannya, ia juga sempat menyoroti kondisi alun-alun Jember yang dinilai kotor.
“Lihat alun-alun kotor dengan penjual tidak menghormati pendatang,” tulis akun itu lagi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Aturan KUHAP Baru Dinilai Bermasalah, Koalisi Sipil Bersiap Ajukan Gugatan Nasional hingga Internasional jika Tak Direvisi
Roy Suryo Ungkap Draf 'Gibran’s Black Paper' Hampir Selesai, Soroti Akun Fufufafa dan Klaim Tidak Ada Ijazah SMA Gibran
Kerja Bareng Gelar Kegiatan Keagamaan, Dua Ormas Perempuan di Nganjuk Suguhkan Layanan Cek Kesehatan Gratis
Kisruh Internal PBNU Memanas! Gus Yahya Tolak Permintaan Mundur dari Rais Aam, Nyatakan Sanggup Jalani Amanat Hingga Batas Waktu yang Ditentukan
Mobil Barang Bukti Polsek Diduga Dipakai Jalan-Jalan Anak Polisi Anggota Propam, Ini Klarifikasi Polda Metro Jaya
Viral, Pria di Bogor Diduga Pakai Mobil Barang Bukti hingga Mengaku Anak Propam saat Adu Mulut dengan Debt Collector
Ngaku Anak Propam, Pria yang Diduga Pakai Mobil Barang Bukti Angkat Bicara, Ungkap Alasan hingga Minta Maaf ke Polda Metro Jaya