Kamis, 4 Juni 2026

Erupsi Semeru Kembali Aktif, 2 Relawan PMI Jember Dikerahkan untuk Asesmen dan Pelayanan Korban Terdampak

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 24 November 2025 | 08:08 WIB
PMI Jember kirim 2 relawan bantu tangani erupsi semeru, respons cepat bersama belasan relawan PMI Jawa Timur (Dok. PMI)
PMI Jember kirim 2 relawan bantu tangani erupsi semeru, respons cepat bersama belasan relawan PMI Jawa Timur (Dok. PMI)

SketsaNusantara.id – Upaya penanganan darurat akibat erupsi Gunung Semeru kembali diperkuat dengan kehadiran dua relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember. Keduanya, Gigih Priyambodo dan Ahmad Fauzi, resmi diberangkatkan pada Minggu 23 November 2025 untuk bergabung dengan belasan relawan PMI Jawa Timur yang sudah lebih dulu berada di wilayah terdampak di Kabupaten Lumajang.

Kedua relawan PMI Jember tersebut dipercaya menangani asesmen cepat di titik-titik yang terpapar material letusan Semeru. Mereka menjadi bagian dari tim besar PMI Jatim yang fokus pada pelayanan kesehatan darurat, dukungan psikososial, distribusi bantuan, serta mendampingi warga yang masih terdampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru.

Respons cepat ini dilakukan menyusul meningkatnya intensitas aktivitas Semeru dalam beberapa hari terakhir. Menurut laporan langsung dari lapangan, kondisi gunung kembali mengalami erupsi pada sore hari sebelum relawan diberangkatkan.

Baca Juga: Dukung Program Pemkab Jember ‘Bunga Desaku’, PMI Jember Gelar Aksi Donor Darah dan Layanan Ambulan Gratis

“Update kondisi Semeru kemarin sore, erupsi lagi sekitar jam 16.00 WIB,” kata Gigih Priyambodo saat memberikan informasi perkembangan situasi dari Lumajang.

Gigih menjelaskan bahwa sejumlah akses menuju wilayah terdampak sempat terhambat. Di kawasan Gladak Perak, arus lalu lintas ditutup sementara karena tingginya sebaran abu vulkanik. Selain itu, kondisi cuaca juga menambah tantangan bagi relawan.

“Sejak pukul 13.50 WIB, hujan turun sampai pagi. Tidak deras, tapi tidak berhenti, hujan rintik yang membuat medan cukup licin,” ungkapnya.

Baca Juga: Gandeng JRCS, PMI Gelar Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana di Wilayah Pesisir Jember, Edukasi Warga Hadapi Ancaman Tsunami

Meski demikian, para relawan tetap bekerja dalam sistem sif untuk memastikan pelayanan tidak berhenti. Beberapa personel bertugas hingga 12 jam khususnya di bidang Yankes (Pelayanan Kesehatan). Mereka memberikan penanganan kepada warga yang mengalami gangguan pernapasan, iritasi mata, serta kebutuhan medis dasar lainnya yang meningkat akibat abu vulkanik.

Kekuatan tim PMI di Semeru merupakan gabungan relawan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selain PMI Kabupaten Jember, tim juga diperkuat oleh relawan dari PMI Kabupaten Lumajang, PMI Kota Surabaya, PMI Kota Malang, dan PMI Kabupaten Malang. Sinergi antar wilayah ini diperlukan mengingat luasnya area terdampak dan cepatnya perubahan kondisi di lapangan.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memastikan bahwa pengiriman dua relawan tersebut merupakan bentuk komitmen PMI Jember dalam mendukung operasi kemanusiaan skala provinsi.

Baca Juga: Pelatihan SIBAT di Puger Wetan Digelar PMI-JRCS demi Membangun Ketangguhan Warga di Daerah Rawan Bencana

“PMI Jatim meminta dua relawan PMI Jember untuk memperkuat tim di lokasi bencana. Keduanya sudah langsung bertugas di wilayah terdampak letusan Semeru,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa PMI Jember siap menambah personel jika diperlukan. Menurutnya, koordinasi intensif terus dilakukan dengan PMI Jawa Timur guna memantau kebutuhan di lapangan, termasuk dukungan logistik, kesehatan, dan asesmen lanjutan untuk langkah penanganan jangka panjang.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X