Kamis, 4 Juni 2026

Tepis Tudingan Penistaan Agama, Deni 'Sister Hong Lombok' Minta Maaf, Bongkar Alasan Emosional di Balik Penampilan Berjilbab

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Minggu, 16 November 2025 | 20:00 WIB
Deni Apriadi Rahman 'sister Hong lombok' (X @Thumbasho)
Deni Apriadi Rahman 'sister Hong lombok' (X @Thumbasho)

 

SketsaNusantara.id - Sosok make up artist (MUA) asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang viral dengan julukan "Sister Hong Lombok" akhirnya muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi.

Pria yang bernama asli Deni Apriadi Rahman atau yang biasa akrab disapa Dea Lipa akhirnya membuat pernyataan didampingi keluarganya pada Sabtu, 15 November 2025 di Mataram.

"Perkenalkan saya Deni Apriadi Rahman, saya berusia 23 tahun," ungkapnya dilansir SketsaNusantara.id dari akun tiktok @RadioPopFm.

Baca Juga: Lamaran? Momen Romantis Reza Arap Beri Cincin ke Lula Lahfah saat Makan Bedua

"Selama ini saya hidup sebagai penyintas disabilitas dengan keterbatasan pendengaran," imbuhnya.

Lebih jauh dalam pernyataannya Deni menyampaikan bahwa selama ini ia hanya mengenyam pendidikan dasar serta tinggal bersama nenek dengan orang tua yang bekerja diluar negeri.

Ia juga menceritakan bahwa akhirnya sang nenek meninggal dunia saat ia tamat SD dan mengalami banyak perundungan.

Baca Juga: Potret Kondangan Jirayut di Nikahan Boiyen dan Rully, Bareng Anwar BAB hingga Halda Rianta

Sampai akhirnya ia berprofesi sebagai MUA dengan belajar secara otodidak hingga akhirnya ia viral setelah foto-fotonya tersebar dengan menggunakan hijab.

"Semua akun yang memposting foto-foto saya beserta narasi yang tidak benar sangat melukai perasaan saya, keluarga saya serta teman-teman yang selama ini mendukung saya," imbuhnya.

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa ia sama sekali tak mengenal pemilik-pemilik akun yang telah memviralkan dirinya.

"Banyak narasi yang disebarkan tidak sesuai kenyataan bahkan menuduh saya sebagai penista agama, kaum sodom, Sister Hong dari Lombok bahkan menuduh saya melakukan hal-hal yang tidak saya lakukan," tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan ia menggunakan mukenah saat sholat di mesjid tidaklah benar, ia menyatakan bahwa ia menghormati rumah ibadah dan tahu cara beribadah.

"Tentang cara berpakaian, saat akui pernah menggunakan jilbab, bagi saya jilbab adalah simbol kecantikan, kelembutan dan kehormatan seorang perempuan muslimah yang selalu saya kagumi," tegasnya lagi.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: tiktok @RadioPopFm

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X