SketsaNusantara.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember meminta kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), untuk mempercepat proses sengketa lahan pemandian Patemon Kecamatan Tanggul.
Sebab, sebelumnya Komisi C DPRD Jember telah melakukan peninjauan langsung lokasi pemandian Patemon, untuk memastikan keabsahan kepemilikan lahan tersebut.
Dari hasil sidak beberapa bulan lalu, diketahui bahwa data kepemilikan lahan secara resmi bisa ditunjukan oleh pihak ahli waris.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Minta Kepastian Status, Ini Kata DPRD Jember
Kuasa hukum ahli waris Renal Shendra Hermawan mengatakan, setelah melihat lokasi secara langsung makna menunggu rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPRD Jember.
"Kami diundang kembali dalam RDP untuk memastikan kelanjutan dari tuntutan dari ahli waris kami, soal lahan Patemon ini," ujarnya saat dikonfirmasi usai RDP, Jumat 14 November 2025.
Keinginan dari pihak ahli waris menurutnya, harus ada nilai ganti rugi yang diberikan kepada ahli waris selama wisata Patemon ini digunakan sebagai aset Pemkab Jember.
Baca Juga: RAPBD 2026 Turun Rp341 Miliar, DPRD Jember Minta Pelayanan Publik Tak Terhenti
"Jadi memang terkait dengan nilai ganti rugi objek ini, kami masih melakukan appraisal sehingga mengetahui berapa jumlahnya nanti," imbuhnya.
Pihaknya, juga diminta untuk mempersiapkan berbagai dokumen kebutuhan yang digunakan untuk menunjukan status tanah yang diakui sebagai aset milik Pemerintah Daerah.
"Yang jelas sekarang ada titik temu, terutama terkait anggaran biaya penggantinya. Tetapi kami haris menyiapkan berkas atau dokumen dari para ahli waris ini," sambungnya.
Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo menyampaikan bahwa RDP ini sudah kedua kalinya dilakukan pertemuan dan masih belum ada langkah tindaklanjutnya.
"Maka kami meminta kepada BPKAD untuk segera menindaklanjuti hal tersebut," paparnya.
Artikel Terkait
Satu Pimpinan DPRD Jember Tersangkut Kasus Hukum, Wakil Ketua Widarto: Tak Pengaruhi Kinerja Parlemen
HET Pupuk Bersubsidi Turun 20 Persen, Komisi B DPRD Jember Minta Dinas TPHP Awasi Kuota dan Proses Distribusinya
Kementan Umumkan Harga Pupuk Bersubsidi Turun, Fraksi Gerindra DPRD Jember Siap Kawal Kebijakan Pemerintah Pusat
Banyak Pohon Tumbang saat Cuaca Ektrem, Komisi C DPRD Jember Minta OPD Segera Lakukan Perempesan
RAPBD 2026 Segera Dibahas, DPRD Jember Pastikan Tidak Ada Kendala Setelah Konsultasi Pemprov Jatim
DPRD Jember Minta Partai NasDem Segera Usulkan Pengganti Pimpinan Sementara, Widarto: Ini Sesuai dengan Tatib Dewan
Komisi B DPRD Jember Kritik Pedas Pelaksanaan Program Gerobak Cinta, Candra: Perencanaanya Tak Maksimal
Program Gerobak Cinta Strategi Pengentasan Kemiskinan dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Fraksi Gerindra DPRD Jember Kawal Implementasinya
RAPBD 2026 Turun Rp341 Miliar, DPRD Jember Minta Pelayanan Publik Tak Terhenti
PPPK Paruh Waktu Minta Kepastian Status, Ini Kata DPRD Jember