Kamis, 4 Juni 2026

Jadi Langganan Banjir, Hujan Deras Akibatkan Sejumlah Rumah Terendam di Kecamatan Panti Jember

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Selasa, 11 November 2025 | 11:03 WIB
Petugas BPBD Jember membantu evakuasi. (Dok BPBD Jember)
Petugas BPBD Jember membantu evakuasi. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id – Hujan deras di wilayah hulu Gunung Argopuro menyebabkan banjir di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, pada Senin malam, 10 November 2025.

Meski telah berangsur surut, banjir ini sempat merendam satu rumah warga dan menggenangi sejumlah halaman rumah lainnya.

​Berdasar data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, kejadian itu bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Tepatnya, ketika air sungai yang besar tiba-tiba datang.

Baca Juga: Antisipasi Pohon Tumbang dan Bisa Bahayakan Pengendara, Petugas Gabungan BPBD Jember Lakukan Perempesan Ranting

​"Hujan deras di hulu sungai lereng Gunung Argopuro menyebabkan debit air naik drastis. Air kemudian meluber ke perkampungan warga, khususnya di Dusun Pertelon RT 07/02, Desa Pakis, melalui saluran irigasi yang tidak memiliki DAM atau pintu air," jelas Kepala BPBD Jember, Indra Tri Purnomo.

​Indra menambahkan, dampak dari luapan air tersebut meliputi satu rumah warga atas nama Haris (1 KK/4 jiwa) dimasuki air setinggi 2 cm dan tiga rumah warga lain mengalami genangan air bercampur lumpur setinggi 30 cm di bagian halaman.

​Menanggapi laporan yang diterima pada pukul 18.58 WIB, tim gabungan segera bergerak cepat. Pukul 20.00 WIB, tim dari BPBD Jember, bersama dengan Camat Panti, Polsek, Koramil, Kepala Desa Pakis, serta RT/RW dan warga setempat, tiba di lokasi.

Baca Juga: BPBD Jember Bakal Gelar Pemangkasan Pohon, Pengguna Jalan Diminta Hati-hati saat Lewati Jalur Berikut

​"Kami langsung melakukan pendataan dan asesmen dampak kejadian. Dipimpin oleh Camat Panti, Muspika dan warga segera menggelar rapat koordinasi untuk membahas penanganan banjir yang memang menjadi langganan di area ini," kata Indra Tri Purnomo.

Sebagai langkah penanganan cepat, Indra Tri Purnomo menuturkan bahwa rencana perbaikan saluran irigasi akan segera dilaksanakan.

"Selasa, 11 november 2025, kami bersama Muspika, Pemerintah Desa Pakis, dan Dinas PU BMSDA berencana akan memulai perbaikan saluran irigasi di pintu masuk. Ini adalah langkah awal untuk mengatasi masalah luapan air ini," tegasnya.

Baca Juga: Sekolah Tangguh Bencana: BPBD Jember Sukses Gelar Simulasi SPAB di TK Al Amien

​Meski kondisi terkini di lokasi dilaporkan sudah berangsur surut dengan cuaca hujan ringan, BPBD Jember menerbitkan rekomendasi penting untuk pencegahan jangka panjang.

​"Kami merekomendasikan agar hal ini diteruskan ke Dinas PU Pengairan untuk pembangunan DAM saluran irigasi di area tersebut. Ini adalah solusi permanen untuk mencegah luapan air kembali terjadi saat debit air tinggi," ujar Indra Tri Purnomo.***

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X