SketsaNusantara.id – Hujan deras di wilayah hulu Gunung Argopuro menyebabkan banjir di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, pada Senin malam, 10 November 2025.
Meski telah berangsur surut, banjir ini sempat merendam satu rumah warga dan menggenangi sejumlah halaman rumah lainnya.
Berdasar data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, kejadian itu bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Tepatnya, ketika air sungai yang besar tiba-tiba datang.
"Hujan deras di hulu sungai lereng Gunung Argopuro menyebabkan debit air naik drastis. Air kemudian meluber ke perkampungan warga, khususnya di Dusun Pertelon RT 07/02, Desa Pakis, melalui saluran irigasi yang tidak memiliki DAM atau pintu air," jelas Kepala BPBD Jember, Indra Tri Purnomo.
Indra menambahkan, dampak dari luapan air tersebut meliputi satu rumah warga atas nama Haris (1 KK/4 jiwa) dimasuki air setinggi 2 cm dan tiga rumah warga lain mengalami genangan air bercampur lumpur setinggi 30 cm di bagian halaman.
Menanggapi laporan yang diterima pada pukul 18.58 WIB, tim gabungan segera bergerak cepat. Pukul 20.00 WIB, tim dari BPBD Jember, bersama dengan Camat Panti, Polsek, Koramil, Kepala Desa Pakis, serta RT/RW dan warga setempat, tiba di lokasi.
"Kami langsung melakukan pendataan dan asesmen dampak kejadian. Dipimpin oleh Camat Panti, Muspika dan warga segera menggelar rapat koordinasi untuk membahas penanganan banjir yang memang menjadi langganan di area ini," kata Indra Tri Purnomo.
Sebagai langkah penanganan cepat, Indra Tri Purnomo menuturkan bahwa rencana perbaikan saluran irigasi akan segera dilaksanakan.
"Selasa, 11 november 2025, kami bersama Muspika, Pemerintah Desa Pakis, dan Dinas PU BMSDA berencana akan memulai perbaikan saluran irigasi di pintu masuk. Ini adalah langkah awal untuk mengatasi masalah luapan air ini," tegasnya.
Baca Juga: Sekolah Tangguh Bencana: BPBD Jember Sukses Gelar Simulasi SPAB di TK Al Amien
Meski kondisi terkini di lokasi dilaporkan sudah berangsur surut dengan cuaca hujan ringan, BPBD Jember menerbitkan rekomendasi penting untuk pencegahan jangka panjang.
"Kami merekomendasikan agar hal ini diteruskan ke Dinas PU Pengairan untuk pembangunan DAM saluran irigasi di area tersebut. Ini adalah solusi permanen untuk mencegah luapan air kembali terjadi saat debit air tinggi," ujar Indra Tri Purnomo.***
Artikel Terkait
Petakan Sejumlah Titik Rawan Bencana, BPBD Jember Imbau Masyarakat Jember Waspada Terhadap Kemungkinan Bencana
Tiga Titik Longsor Terjadi di Sumberbaru, BPBD Jember Salurkan Bantuan dan Gelar Pembersihan Dampak Longsor
BPBD Jember Salurkan Bantuan Warga Sumberbaru yang Ambruk akibat Angin Kencang
Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kaliwates, BPBD Jember Gandeng Berbagai Pihak Lakukan Gotong Royong Bersihkan Saluran Air
7 Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah, BPBD Jember Segera Berikan Bantuan pada Korban Rentan
Cuaca Ektrem dan Tak Menentu, Kepala BPBD Jember Imbau Warga Tetap Waspada: Apalagi Potensi Terjadinya Gempa
Sekolah Tangguh Bencana: BPBD Jember Sukses Gelar Simulasi SPAB di TK Al Amien
BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik Pasca Cuaca Ekstrem ke Korban Bencana
BPBD Jember Bakal Gelar Pemangkasan Pohon, Pengguna Jalan Diminta Hati-hati saat Lewati Jalur Berikut
Antisipasi Pohon Tumbang dan Bisa Bahayakan Pengendara, Petugas Gabungan BPBD Jember Lakukan Perempesan Ranting