Pidato tersebut disampaikan di hadapan para pejabat negara dan undangan yang hadir dalam acara peresmian pabrik kimia terbesar di Indonesia itu.
Pernyataan Prabowo dianggap menjadi penegasan arah politiknya di awal masa kepemimpinan. Ia menolak anggapan adanya kendali dari pihak mana pun dan menekankan pentingnya etika dalam kehidupan politik nasional.
Dengan ajakan untuk menghormati pemimpin terdahulu, Prabowo mengisyaratkan bahwa pemerintahannya akan berupaya menumbuhkan budaya politik yang lebih santun dan konstruktif. Ia juga ingin mengakhiri polarisasi yang kerap muncul pada masa-masa transisi kekuasaan sebelumnya.
Pabrik Lotte Chemical Indonesia sendiri menjadi salah satu proyek investasi besar yang diresmikan di masa awal pemerintahannya. Kehadiran Jokowi dalam acara tersebut menjadi simbol kesinambungan pembangunan antarperiode pemerintahan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Purbaya Disentil Mantan Orang Terdekat Prabowo karena Dianggap Melemahkan Pemerintah: Saya Perpanjangan Tangan Bapak Presiden
Dihadiri Prabowo, Leader BTS Kim Namjoon Jadi Pembicara Utama di APEC CEO Summit 2025 di Gyeongju Korea Selatan
Prabowo dan Kapolri Musnahkan 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp 29,366 Triliun, Dari Mana Asalnya?
Kocak! Netizen Soroti Momen Akrab Prabowo dengan PM Jepang Sanae Takaichi di KTT APEC 2025: Bu Titiek Lihat Bapak Bu...
Hasan Nasbi Bandingkan PMTAS Soeharto dengan Program MBG Prabowo, Kenang Masa SD Dapat Bubur Kacang Hijau