SketsaNusantara.id - Lembaga Amil Zakat, lnfaq dan Sodaqoh Nahdlatul Ulama (LazisNU) Kecamatan Rejoso Nganjuk menggelar aksi simpati, Selasa 4 November 2025, malam. Kegiatan dirangkai dengan pengajian rutin Seloso Kliwon bertempat di Masjid Al-Muttaqin Dusun Duwel, Desa Sukorejo. Di tengah pengajian, mereka memberikan bantuan sepeda kepada salah satu anak yatim.
Rangkaian kegiatan dimulai setelah jamaah lsya. Pembacaan ayat-ayat Al-Quran sebagai pembuka dilakukan oleh Zainal Arifin.
Ketua takmir masjid Al-Muttaqin, Kiai Bashori menyampaikan minta maaf kepada masyarakat dan jamaah Dusun Duwel karena selalu minta sumbangan berupa nasi kotak untuk acara-acara pengajian. "Tapi itu semuanya untuk kebaikan dan kepentingan kita bersama, semoga barokah buat para pemberi," ujarnya
Salah satu pengurus LazisNU Kecamatan Rejoso, Kiai Muta'allimin, mengapresiasi kegiatan mulia malam itu. Setelah menyerahkan sepeda buat anak yatim Dusun Duwel, dia menyampaikan bahwa sepeda itu diperoleh dari uang koin. "Termasuk juga dari Ranting Duwel sini, jadi panjenengan sudah membantu tetangga sendiri," ujarnya.
Dia mengajak para hadirin untuk mengisi kotak infak yang ada secara istiqomah. "Berapapun mengisinya, itu akan memberikan manfaat besar bagi penerimanya," katanya.
Pihak perangkat Desa Sukorejo juga memberikan acungan jempol kegiatan positif warganya ini. Melalui Bayan Arif Nurrohman, dia bersyukur masyarakatnya bisa saling membantu. "Terima kasih, semoga membawa berkah bagi masyarakat Duwel sini," harapnya.
Saat memberikan tausiyah, Kiai Yasir dari Gondang lebih menjelaskan isi kitab Al- Hikam karya lbnu Athaillah. "Ada empat hal yang saat kedatangan akan segera kembali kepada Allah, yaitu nikmat, musibah, taat dan maksiat," ujarnya.
Nikmat, lanjutnya, akan kembali lewat syukur. "Nikmat atau rejeki itu ada, iman, kesehatan dan uang," imbuhnya.
Baca Juga: Kasus Pak Eko dan Tugas Berat Guru
"Kalau musibah kembalinya lewat sabar, yang untuk melaksanakan sabar kita harus sadar," imbuhnya. "Taat kembalinya lewat keanugrahan Allah, sedangkan maksiat kembalinya lewat minta maaf kepada Allah," pungkasnya.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa penutup. Sesi ini dipimpin oleh Kiai Marzuqi, tokoh NU setempat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Lazisnu Banyuwangi Salurkan Santunan ke Anak Yatim dan Dhuafa
LAZISNU Grogol Salurkan Beasiswa Prestasi Bagi Pelajar Jenjang Dasar
Gebrakan Baru, LazisNU di Nganjuk Bebaskan Bayar LKS Bagi Yatim-Piatu