Ferry menambahkan, persepsi keliru itu sering diperparah dengan konsep maskulinitas yang dangkal.
“Sebagian besar cowok itu sering ngerasa cewek bakal nilai cowok itu maskulin kalau badannya berotot atau suaranya berat. Padahal gak gitu,” ujarnya.
Menurut Ferry, maskulinitas sejati di mata perempuan tidak diukur dari fisik, tapi dari kehadiran dan karakter seorang laki-laki.
“Mereka ngerasa maskulinitas itu kalau cowok punya presence, brave, purpose, dan protective calmness,” lanjutnya.
Ferry menyebut bahwa perempuan cenderung lebih peka terhadap “subtle cues of safety or threat” berkat sensitivitas biologis amigdala mereka.
“Kalau lu calm & grounded, itu ngirim sinyal: ‘I’m in control, you’re safe around me.’ Dan itu, ironically, lebih hot daripada six-pack,” tegasnya.
Dalam lanjutan unggahannya, Ferry mengingatkan bahwa menjadi diri sendiri dan hadir dalam momen adalah kunci utama.
Ia menegaskan bahwa perempuan tidak mencari cowok yang sibuk berusaha terlihat menarik setiap detik, tapi lebih tertarik pada mereka yang benar-benar hadir dalam interaksi.
“Cewek gak butuh cowok yang setiap detik berusaha kelihatan menarik, mereka lebih tertarik sama yang hadir dalam momen dengan mereka,” tulisnya.
Ferry kemudian memberi nasihat praktis soal cara berinteraksi yang tulus.
“Ketika ngobrol berdua, latih telinga lo buat mendengar dan mata buat menatap… kesalahan fatal cowok adalah berusaha terlalu keras mengimpres cewek. Yang lo butuh itu telinga sama mata, tapi selama ini mulut lo terlalu berisik.”
Ia juga menyinggung soal bagaimana menunjukkan nilai diri tanpa perlu pamer.
Baca Juga: Dari Sampah Jadi Rupiah! Ferry Irwandi Siap Dukung Pembuat Paving Block dan Produk Plastik Inovatif
Artikel Terkait
Hasan Nasbi Nilai Soeharto Layak Jadi Pahlawan Nasional, Sebut Semua Pemimpin Punya Salah dan Jasa
Kata Galgah Masuk KBBI! Viral Kosakata Baru yang Berawal dari Usulan Jenaka TikTokers, Ternyata Ini Artinya
Unik, Galang Donasi Pembangunan Masjid di Nganjuk Dengan Tanam Jagung
Mampir ke Jember, Ketua MPR RI Ahmad Muzani Takjub dengan Produsen Cerutu
Mulai Proyek Revitalisasi Pendopo Kawedanan Besuki, Bupati Mas Rio: Ini Sejarah Berdirinya Pusat Pemerintahan Zaman Hinda-Belanda