2. Pemutusan kerja sama permanen
Pihak Trans7 telah memutus total kontrak kerja sama dengan production house (PH) yang memproduksi program "Xpose Uncensored" tersebut.
3. Penghentian program secara permanen
Program televisi "Xpose Uncensored" telah dihentikan penayangannya untuk selama-lamanya (permanen) dan tidak akan ditayangkan kembali.
"Yang pertama, orang yang bertanggung jawab sudah dipecat. Dan yang kedua, production house yang memproduksi juga sudah kami putus kerja samanya. Dan yang ketiga, acara tersebut dihentikan, tidak ditayangkan untuk selama-lamanya," jelas Chairul Tanjung di hadapan media usai pertemuan.
Selain merealisasikan sanksi tegas di atas, Chairul Tanjung juga menyampaikan komitmennya untuk membantu memulihkan nama baik pesantren, khususnya Ponpes Lirboyo dan KH Muhammad Anwar Manshur.
Sebagai bentuk itikad baik dan upaya edukasi publik, CT Corp berjanji akan membuat dan menayangkan program khusus bertema pesantren.
Diterimanya permintaan maaf ini diharapkan dapat mengakhiri polemik yang sempat memicu gelombang protes dari kalangan santri dan alumni pesantren di berbagai daerah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Tanggapan Yenny Wahid terhadap Konten Kontroversial Trans7: Pesantren sebagai Gerbang Ilmu Rakyat Kecil yang Perlu Dilihat Secara Adil
Protes Tayangan Trans7, Kelompok Jamiyah Jaosan di Indramayu Gelar Sholat Jenazah, Netizen: Kalau Mau Negur...
Habib Jafar Soroti Tayangan Trans7 Soal Pesantren, Singgung Tradisi hingga Minta Media dan Para Santri Lakukan Ini
Kearifan Pesantren dan Kecerobohan Trans7
Dianggap Membela Trans7, Konten Kreator Stevanus Revaldo Digeruduk Banser NU Jember
Profil Muhammad Ainul Yakin, Ketua Ansor Jakarta yang Diduga Lakukan Ancaman Pembunuhan saat Orasi di Trans7, Komisaris BUMD?