Minggu, 19 Juli 2026

Prabowo Sindir Karakter Bangsa Indonesia yang Terlalu Ramah, Peringatkan Generasi Muda agar Lebih Waspada

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 19 Oktober 2025 | 19:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto berpesan agar jangan jadi bangsa yang lugu. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto berpesan agar jangan jadi bangsa yang lugu. (YouTube/Sekretariat Presiden)

SketsaNusantara.id - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan peringatan keras kepada generasi muda tentang karakter bangsa yang dinilainya terlalu baik dan mudah percaya.

Ia menilai, sifat ramah yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia justru kerap dimanfaatkan pihak lain hingga membuat negeri ini sering dirugikan.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Bandung pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Baca Juga: Prabowo Setuju Bensin Dicampur Etanol, Pertamina Siap Jalan tapi DPR Ingatkan soal Risiko Mesin

Di hadapan para wisudawan, ia meminta agar generasi muda menatap masa depan dengan keberanian, tapi juga penuh kewaspadaan.

“Waspada selalu menatap masa depan dengan berani dan waspada. Jangan mudah dibohongi karena ciri khas bangsa Indonesia adalah bangsa yang terlalu ramah, terlalu baik,” ujar Prabowo.

Pernyataan itu menjadi bagian dari pesan moral yang sering ia sampaikan dalam berbagai kesempatan, terutama kepada kalangan mahasiswa dan calon pemimpin masa depan.

Baca Juga: Reformasi BUMN ala Prabowo: WNA Boleh Jadi Bos, 1.000 Perusahaan Akan Dirampingkan Jadi 200

Prabowo menilai, sikap terlalu percaya dan mudah berbaik hati telah berulang kali membuat bangsa ini kehilangan banyak hal, termasuk potensi kekayaan yang seharusnya bisa dinikmati rakyat sendiri.

Menurutnya, generasi penerus bangsa perlu belajar dari pengalaman panjang Indonesia yang kerap ditipu oleh pihak luar.

Ia menegaskan, menjadi bangsa yang sopan dan ramah memang penting, namun harus disertai kecerdasan dan kewaspadaan agar tidak dimanfaatkan.

“Oleh nenek moyang kita, diberi pelajaran bahwa pemimpin tidak boleh lugu. Pemimpin ramah dan sopan, tapi tidak boleh lugu,” kata Prabowo.

Ia menambahkan, sikap lugu justru bisa menjadi titik lemah yang dimanfaatkan oleh pihak lain untuk mengeruk sumber daya alam Indonesia.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X