SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal kabar penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan ulang Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny.
Rencana pemerintah itu disebut akan dijalankan melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), bukan Kementerian Agama (Kemenag) sebagaimana biasanya.
Namun, Menkeu Purbaya mengaku belum menerima pembahasan resmi terkait hal itu.
Ia bahkan mengetahui kabar tersebut pertama kali dari pemberitaan media.
“Terus untuk pondok pesantren, pondok pesantren juga saya belum terima, saya baru baca di media aja katanya dibiayai APBN,” ujar Menkeu Purbaya dalam media gathering di Bogor, Jawa Barat, Jumat, 10 Oktober 2025.
Purbaya menjelaskan, belum ada diskusi atau proposal resmi yang masuk ke Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Baru Sebulan Menjabat, Purbaya Dipuji Mahfud MD: Dia Mulai Hantam Korupsi
Ia masih menunggu pihak mana yang akan mengajukan permohonan pendanaan tersebut.
“Tapi saya belum tau siapa yang propose, seperti apa proposalnya saya belum tau, kita akan tunggu seperti apa proposalnya,” imbuhnya.
Pernyataan itu muncul setelah Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny akan ditangani langsung oleh Kementerian PU.
Alasannya, insiden yang menimpa ponpes tersebut dikategorikan sebagai keadaan darurat sehingga penanganannya perlu segera dilakukan.
“Belum, masih jauh itu. Sementara belum ya. Masih urusan polisi ya. Masih ada police line,” kata Dody kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 10 Oktober 2025.
Artikel Terkait
Purbaya Yudhi Sadewa Tagih Janji PT Pertamina yang Akan Bangun 7 Kilang Minyak Baru Sejak Tahun 2018: Males-malesan Aja!
Viral Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Kepergok Makan di Kantin, Netizen: ‘Menteri yang Lain Berani, Nggak?’
Penuh Sanjungan! Momen Purbaya Yudhi Sadewa Makan di Kantin Karyawan dan Berbaur Dengan Pegawai yang Lain: Lihatnya Kasian Tapi Seragamnya Kemenkeu..
Menkeu Purbaya Sindir Pertamina Malas Bangun Kilang, RDMP Balikpapan Diklaim Sudah 96 Persen Rampung
Anggaran Makan Bergizi Gratis Terancam Dipangkas, Menkeu Purbaya Tantang Serapan hingga Akhir Oktober 2025