SketsaNusantara.id - Warga Jember dihebohkan dengan penemuan tumpukan sampah limbah makanan beku atau frozen food di sekitar perumahan Griya Mangli, Jember.
Sampah limbah frozen food tersebut menumpuk di sebuah lahan kosong di belakang BIN Cigar, Jubung.
Limbah frozen food tersebut diduga dibuang sembarangan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Baca Juga: Pria Asal Lampung Ditangkap Polisi Gegara Tipu Warga Jember Ratusan Juta
Video penemuan tumpukan sampah limbah frozen food ini dibagikan akun Instagram @jember24jam_ pada Kamis, 2 Oktober 2025.
“Aksi pembuangan sampah sembarangan limbah frozen food terjadi di lingkungan sekitar Perumahan Griya Mangli,” tulis akun tersebut sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Berdasarkan informasi, limbah sampah frozen food yang masih dalam plastik itu berceceran di lokasi.
Tumpukan sampah tersebut mengeluarkan aroma tak sedap yang membuat warga kian resah.
“Ini warga Griya Mangli komplain terkait bau bangkai, di wilayah Jubung,” ujar pria dalam video.
Para warga yang menemukan tumpukan sampah tersebut bahkan harus menutup hidungnya untuk menghalangi aroma yang menusuk.
Baca Juga: Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Tumbang Timpa Mobil Hingga Ringsek
Aksi pembuangan limbah sampah frozen food secara sembarangan ini diduga dilakukan oleh oknum suplier.
Artikel Terkait
Demi Cegah Keracunan MBG, Ini 7 Langkah Pemkot Yogyakarta Kawal Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa Sekolah
Gonta-ganti Sikap BGN soal UPF di Program MBG: DPR Soroti Surat Resmi, Ahli Gizi Tegaskan Bahaya Spaghetti dan Burger
5 Fakta Kebakaran Hunian Pekerja di IKN, Kronologi, Penyebab hingga Pernyataan Otorita IKN: Saat Ini Aparat Sedang...
Tangis Habib Jafar Doakan Santri yang Selamat dari Reruntuhan Bangunan Ponpes di Sidoarjo, Warganet Soroti Kondisi Korban: Ada yang Wafat saat Sujud
HUT ke-80 TNI di Monas Janjikan Pertunjukan Spektakuler: Atraksi Udara, Parade Alutsista, hingga Konser Musik untuk Rakyat
Tamasya Halaman Belakang Tutup Pagelaran Spring Code dengan Ragam Instalasi dan Pertunjukan: Menyuarakan Kepedulian Mata Air Lewat Seni dan Budaya