Komentar lain juga bermunculan dengan nada serupa. Sebagian besar netizen mengirim doa keselamatan bagi warga Sumenep, khususnya Pulau Sapudi yang menjadi daerah terdekat dengan pusat gempa.
Ada juga yang berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan pendataan serta memastikan kondisi warga pasca gempa.
BMKG menjelaskan bahwa gempa dengan kekuatan 6,5 M yang kemudian diperbarui menjadi 6,1 M merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi di selatan Jawa Timur.
Kedalaman yang relatif dangkal, yakni 11 hingga 13 kilometer, membuat guncangan terasa lebih kuat di permukaan meski tidak menimbulkan tsunami.
Dalam keterangannya, BMKG mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Walaupun kecil kemungkinan adanya kerusakan besar lain, potensi gempa susulan tidak bisa diabaikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Guncangan Gempa 5,7 Magnitudo di Banyuwangi Terasa hingga Bali dan Surabaya, Warganet Ramai Beri Kesaksian
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Laut Bali, BPBD: Tidak Ada Kerusakan di Jember
64 Rumah Warga hingga Kantor Resort Taman Nasional Baluran Alami Kerusakan Imbas Gempa di Timur Laut Banyuwangi
Gempa di Laut Bali Sebabkan Satu Rumah di Jember Roboh dan Lansia Terluka
Tinjau Langsung Kondisi Rumah Rusak Pasca Gempa 5,7 Magnitudo, Bupati Situbondo Mas Rio Pastikan Bantuan dan Perbaikan Fasum Dipercepat