“Kami juga sudah berdiskusi untuk mempercepat perbaikan dan penguatan tata kelola pelaksanaan MBG,” sambungnya.
Baca Juga: Emak-Emak Yogyakarta Turun ke Jalan Tuntut Program MBG Dihentikan, Buntut Lonjakan Keracunan Massal
Oleh karena itu, pemerintah akan menutup untuk sementara beberapa SPPG yang dinilai bermasalah.
“SPPG yang bermasalah akan kita tutup sementara selama masa evaluasi dan investigasi berlangsung,” katanya.
Beberapa perbaikan yang hendak dilakukan antara lain adalah kebersihan alat makan, sanitasi, dan kualitas air.
“Pemerintah telah mewajibkan untuk sterilisasi seluruh alat makan dan proses sanitasi diperbaiki, khususnya kualitas air dan alur limbah,” tegasnya.
Semua langkah ini diharapkan agar kualitas MBG di Indonesia semakin baik dan tidak ada lagi kasus seperti keracunan.
“Semua langkah diambil secara terbuka agar masyarakat yakin bahwa makanan yang disajikan aman dan bergizi bagi seluruh anak Indonesia,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
16 Siswa dan 1 Guru di Kalimantan Barat Keracunan Hidangan MBG Setelah Menyantap Menu Hiu Fillet Saus Tomat
Dokter Tan Shot Yen Bongkar Masalah MBG: Menu Ultra Processed Food hingga Edukasi yang Diabaikan
Program MBG Dianggap Gagal, Dokter Tan Shot Yen: Ahli Gizi Baru Lulus dan Tak Tahu HACCP!
Program MBG Diwarnai Kasus Keracunan, Petingginya Bukan dari Latar Belakang Gizi Penuh Purnawirawan Hingga Ahli Serangga
Respon Enteng Zulhas Soal Keracunan MBG, Sebut Hanya Karena Belum Terbiasa: Dulu Saya Minum Susu ya Mencret