SketsaNusantara.id – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) secara terbuka berjumpa dengan Bupati Jember Muhammad Fawait dalam serangkaian program Bunga Desaku di Kecamatan Sumberbaru.
Tujuannya, untuk membahas rencana besar pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan Jember di masa mendatang.
Dalam pertemuan itu, Gus Fawait memberikan wawasan mendalam tentang posisi krusial Jember dalam konteks sejarah serta masa depan ketahanan pangan di Indonesia.
Baca Juga: Haru dan Lega, Penantian Seorang Penerima SK PPPK Usai Terima SK dari Bupati Jember Gus Fawait
Gus Fawait menggarisbawahi bahwa sejak era kerajaan hingga masa kolonial, Jember telah dikenal sebagai lumbung makanan, penyedia utama komoditas pertanian, termasuk padi dan tembakau.
“Jember adalah kabupaten yang luas. Sejak zaman kerajaan, Jember telah menjadi pusat ketahanan pangan. Bahkan, pada masa VOC, Jember dipilih sebagai daerah pendukung pangan. Oleh karena itu, wajar jika Jember terkenal dengan tembakau, padi, dan berbagai komoditas lainnya,” kata Bupati Gus Fawait saat konfirmasi, Sabtu, 27 September 2025.
Gus Fawait menambahkan, sesuai dengan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, ketahanan pangan akan menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Kabupaten Jember untuk lima tahun ke depan.
Baca Juga: Serahkan Puluhan SK PPPK, Bupati Gus Fawait Ajak ASN Baru Bikin Jember Lebih Maju
“Insya Allah, kita akan merevitalisasi potensi pangan Jember agar mampu menjadi penyokong utama bagi negara ini,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa perubahan signifikan tidak dapat terwujud tanpa adanya kesepakatan bersama.
Bupati mengutip firman Allah yang menyatakan bahwa nasib suatu kelompok tidak akan berubah jika mereka tidak berusaha untuk mengubahnya sendiri
Baca Juga: Gus Fawait Ajak PHRI dan Pelaku Wisata Kembalikan Kejayaan Jember dan Entaskan Kemiskinan
“Oleh karena itu, mari kita bangun ekosistem bersama. Jember tidak dapat berkembang hanya melalui usaha seorang bupati. Diperlukan kerja sama kolektif, gotong royong, dan partisipasi dari masyarakat,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, Bupati Fawait menyerukan kepada semua petani, penyuluh, dan masyarakat Jember untuk tetap berpikiran positif.
Artikel Terkait
Tengah Malam Cek Kesiapan Pembukaan MTQ di JSG, Bupati Jember Gus Fawait Optimistis Bakal Berlangsung Semarak
Update Program Pemkab Jember, Gus Fawait: Sebanyak 4 Ribu Sambungan Listrik Baru akan Segera Direalisasikan
Sampaikan Duka Mendalam Pasca Kecelakaan Maut, Gubernur Jatim Khofifah dan Bupati Jember Gus Fawait Melayat ke Rumah Keluarga
Gus Fawait dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa Ucapkan Belasungkawa di Kediaman Keluarga Korban Kecelakaan Bus Rombongan RS Bina Sehat Jember
Temui MENPAN-RB, Bupati Jember Gus Fawait Perjuangan 3.378 PPPK Paruh Waktu
Bertemu dengan Menteri PANRB, Gus Fawait Bertekad Tingkatkan IRB dan SAKIP Jember
Resmi Mengudara, Gus Fawait Berharap Penerbangan Perdana di Notohadinegoro Mampu Entaskan Kemiskinan
Gus Fawait Ajak PHRI dan Pelaku Wisata Kembalikan Kejayaan Jember dan Entaskan Kemiskinan
Serahkan Puluhan SK PPPK, Bupati Gus Fawait Ajak ASN Baru Bikin Jember Lebih Maju
Haru dan Lega, Penantian Seorang Penerima SK PPPK Usai Terima SK dari Bupati Jember Gus Fawait