Kamis, 4 Juni 2026

Gus Fawait Susun Rencana Besar Pembangunan Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan Bareng Petani Sumberbaru

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 27 September 2025 | 12:14 WIB
Bupati Jember saat berjumpa dengan para petani Sumberbaru. (Dok Diskominfo Jember)
Bupati Jember saat berjumpa dengan para petani Sumberbaru. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) secara terbuka berjumpa dengan Bupati Jember Muhammad Fawait dalam serangkaian program Bunga Desaku di Kecamatan Sumberbaru.

Tujuannya, untuk membahas rencana besar pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan Jember di masa mendatang.

Dalam pertemuan itu, Gus Fawait memberikan wawasan mendalam tentang posisi krusial Jember dalam konteks sejarah serta masa depan ketahanan pangan di Indonesia.

Baca Juga: Haru dan Lega, Penantian Seorang Penerima SK PPPK Usai Terima SK dari Bupati Jember Gus Fawait

Gus Fawait menggarisbawahi bahwa sejak era kerajaan hingga masa kolonial, Jember telah dikenal sebagai lumbung makanan, penyedia utama komoditas pertanian, termasuk padi dan tembakau.

“Jember adalah kabupaten yang luas. Sejak zaman kerajaan, Jember telah menjadi pusat ketahanan pangan. Bahkan, pada masa VOC, Jember dipilih sebagai daerah pendukung pangan. Oleh karena itu, wajar jika Jember terkenal dengan tembakau, padi, dan berbagai komoditas lainnya,” kata Bupati Gus Fawait saat konfirmasi, Sabtu, 27 September 2025.

Gus Fawait menambahkan, sesuai dengan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, ketahanan pangan akan menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Kabupaten Jember untuk lima tahun ke depan.

Baca Juga: Serahkan Puluhan SK PPPK, Bupati Gus Fawait Ajak ASN Baru Bikin Jember Lebih Maju

“Insya Allah, kita akan merevitalisasi potensi pangan Jember agar mampu menjadi penyokong utama bagi negara ini,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa perubahan signifikan tidak dapat terwujud tanpa adanya kesepakatan bersama.

Bupati mengutip firman Allah yang menyatakan bahwa nasib suatu kelompok tidak akan berubah jika mereka tidak berusaha untuk mengubahnya sendiri

Baca Juga: Gus Fawait Ajak PHRI dan Pelaku Wisata Kembalikan Kejayaan Jember dan Entaskan Kemiskinan

“Oleh karena itu, mari kita bangun ekosistem bersama. Jember tidak dapat berkembang hanya melalui usaha seorang bupati. Diperlukan kerja sama kolektif, gotong royong, dan partisipasi dari masyarakat,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Bupati Fawait menyerukan kepada semua petani, penyuluh, dan masyarakat Jember untuk tetap berpikiran positif.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X