Senin, 20 Juli 2026

Rampungkan Pembagian Insentif Guru Ngaji di 23 Kecamatan, Sisanya Segera Didistribusi Secara Bertahap

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Jumat, 26 September 2025 | 18:12 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat memberikan paparan. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Bupati Jember Gus Fawait saat memberikan paparan. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.idBupati Jember Muhammad Fawait dalam serangkaian program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bungadesaku) juga menyempatkan diri untuk berjumpa dengan para guru ngaji. Tepatnya, di Balai Desa Karangbayat, Jumat, 26 September 2025.

Dalam pidatonya, Bupati Fawait menekankan bahwa kehadiran pemerintah tidak sekadar memberikan dukungan finansial. Namun, juga sebagai penghargaan kepada para guru ngaji yang telah berkontribusi dalam mendidik generasi sebelum kemerdekaan.

“Saya menyadari bahwa para guru ngaji tidak menjadikan insentif ini sebagai fokus utama. Jumlahnya sangat kecil jika dibandingkan dengan dedikasi mereka. Namun, pemerintah ingin memberikan pengakuan," katanya.

Baca Juga: Haru dan Lega, Penantian Seorang Penerima SK PPPK Usai Terima SK dari Bupati Jember Gus Fawait

Menurut Gus Fawait, Guru ngaji merupakan pilar moral bangsa, mereka dengan tulus mengajarkan Al-Qur’an. Bahkan, saat negara ini belum memiliki dana yang cukup untuk pendidikan.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember Nurul Hafid Yasin melaporkan bahwa hingga tahap pertama, sebanyak 15.175 guru ngaji dari 23 kecamatan telah menerima insentif.

Sementara itu, sebanyak 8 kecamatan yang tersisa masih dalam tahap verifikasi dan akan segera menerima pencairan di tahap kedua.

Baca Juga: Gus Fawait Ajak PHRI dan Pelaku Wisata Kembalikan Kejayaan Jember dan Entaskan Kemiskinan

Proses penyaluran kali ini dimulai dari Kecamatan Sumberbaru. Yakni, mencakup seluruh 10 desa, serta 2 desa di Kecamatan Jombang. Khusus untuk Desa Karangbayat, terdapat 152 guru ngaji yang mendapatkan insentif pada hari ini.

“Untuk pencairan di tahap selanjutnya, kami telah berkoordinasi dengan Bank Jatim. Mulai Senin mendatang, penyaluran direncanakan dapat dilakukan satu kecamatan setiap hari, bahkan dua kecamatan sekaligus untuk daerah yang berdekatan,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, bupati juga menyerahkan klaim BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhumah guru ngaji, atas nama Abdul Rohim.

Baca Juga: Resmi Mengudara, Gus Fawait Berharap Penerbangan Perdana di Notohadinegoro Mampu Entaskan Kemiskinan

“Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir tidak hanya saat guru ngaji melakukan pengajaran, tetapi juga melindungi keluarga mereka ketika ditinggalkan,” tegasnya.

Bupati menutup sambutannya dengan ungkapan penuh penghargaan, “InsyaAllah, apa yang kami lakukan hanya merupakan tindakan kecil sebagai penghormatan besar kami kepada guru ngaji. Mereka adalah pejuang yang bekerja tanpa mengharapkan imbalan, dan pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk melindungi serta merawat mereka," terangnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X