Ia menegaskan akan pentingnya pengelolaan data pelanggan dalam membangun media berkualitas.
Dan terakhir, isu penguatan jurnalisme berkualitas yang dijelaskan Dr. Guntur Syahputra Saragih selaku anggota Komite Publisher Right (KTP2JB) yang menyoroti minimnya laporan industri media dalam memperjuangkan insentif fiskal, termasuk pengurangan PPh.
“Industri media tidak minta insentif ya? Bayangkan insentif tahun 2026 ke depan pengurangan PPh itu untuk ojol, untuk industri pariwisata, tapi media tidak,” ungkap Guntur.
Ia menekankan pentingnya suara kolektif agar pemerintah juga memberikan perhatian yang sama kepada media layaknya sektor lain yang memperoleh insentif.
Selain ketiga narasumber tersebut, anggota Komite III DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama yang turut hadir juga ikut menekankan pentingnya kolaborasi.
“Promedia mengajak para jurnalis untuk membangun media di era sekarang menjadi lebih berkualitas dan berkelanjutan, yang kita lihat di sini, kunci utamanya yaitu kolaborasi,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Lia ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Ferry Irwandi Mantap Pilih Jalur Pendidikan dan Akan Bangun Perguruan Tinggi, Tegaskan Tak akan Terjun ke Politik
Program MBG Dianggap Gagal, Dokter Tan Shot Yen: Ahli Gizi Baru Lulus dan Tak Tahu HACCP!
Program MBG Diwarnai Kasus Keracunan, Petingginya Bukan dari Latar Belakang Gizi Penuh Purnawirawan Hingga Ahli Serangga
Respon Enteng Zulhas Soal Keracunan MBG, Sebut Hanya Karena Belum Terbiasa: Dulu Saya Minum Susu ya Mencret
Fakta Baru Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Sembunyi di Kamar Mandi dan Wajah Dilumuri Tanah Hingga Tak Dikenali Massa
DPC PKB Jember Soroti Surat Wabup Djoko ke KPK: Hal Gampang Kok Dibikin Sulit, Kita Akan Klarifikasi!